Page 471 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JUNI 2021
P. 471
Untuk mencegah insiden ini terulang kembali, ia mengimbau bagi para pencari kerja, untuk
mengakses karir hub melalui aplikasi Sisnaker yang tersedia pada smartphone android untuk
mencari segala informasi ketenagakerjaan.
Daftarkan email Sementara itu, Koordinator PPMI, Direktorat Bina Penempatan dan Pelindungan
Migran Indonesia, Ridho Amrullah mengatakan, dalam sidak yang dilakukan pihaknya mendapat
informasi dari masyarakat, terdapat CPMI yang akan di berangkatkan ke Timur Tengah.
Namun, 11 CPMI tersebut tidak dilengkapi dengan dokumen sebagaimana yang dipersyaratkan,
sehingga membuat pelindungan terhadap mereka menjadi rentan. 11 CPMI akan dikirim ke
negara Irak dan Uni Emirat Arab yang ditampung pada dua kamar kos berlantai dua.
Diketahui, 11 CPMI tersebut berasal dari berbagai daerah, seperti, Bangka Belitung, Madiun,
Pandeglang, Musi Banyuasin Sumsel, Karawang, Sukabumi, Papua, Lampung Utara, Bandung,
Purbalingga, dan Cilegon.
"Rencana pengiriman CPMI ke luar negeri ini melanggar Keputusan Menteri Ketenagakerjaan
Nomor 260 Tahun 2015 Tentang Penghentian Dan Pelarangan Penempatan Tenaga Kerja
Indonesia Pada Pengguna Perseorangan Di Negara-Negara Kawasan Timur Tengah, dan
pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja
Migran Indonesia," ujar Ridho.
Saat ini, Pengawas Ketenagakerjaan dan kepolisian sedang mendalami adanya indikasi tindak
pidana pada kasus ini. Kemnaker akan menindak tegas perusahaan penempatan PMI yang
terlibat.
470

