Page 75 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JUNI 2021
P. 75

PEGAWAI KEMNAKER DI ZONA MERAH WFH 75% DAN ZONA KUNING/ORANYE
              50%
              Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menerapkan 75 persen work from home (WFH) atau
              bekerja  dari  rumah  bagi  pegawai  Kemnaker.  Aturan  ini  diberlakukan  bagi  pegawai  di
              kabupaten/kota yang berstatus zona merah atau risiko tinggi penularan COVID-19.

              Sekretaris  Jenderal  Kemnaker,  Anwar  Sanusi  mengungkap  aturan  ini  diterapkan  setelah
              memperhatikan  Surat  Edaran  Menteri  Ketenagakerjaan  Nomor  1/14/HK.04/IX/2020  tentang
              Sistem  Bekerja  Aparatur  Sipil  Negara  Dalam  Tatanan  Normal  Baru  di  Kementerian
              Ketenagakerjaan    dan   menindaklanjuti    arahan   Presiden   Republik    Indonesia   yang
              menginstruksikan  agar  Kebijakan  Pemberlakuan  Pembatasan  Kegiatan  Masyarakat  (PPKM)
              berbasis mikro.

              "Sesuai arahan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, para pegawai yang bekerja pada tiap unit
              kerja dapat melaksanakan Work From Office (WFO) maksimal 25 persen dari jumlah pegawai
              dengan  pertimbangan  bahwa  wilayah  kabupaten/kotanya  berada  dalam  zona  merah,"  kata
              Anwar dalam keterangan tertulis, Minggu (20/6/2021).

              Sementara bagi pegawai di tiap unit kerja Kemnaker yang berada di wilayah kabupaten/kota
              dalam  zona kuning  atau  oranye, dapat  melaksanakan  WFO  maksimal  50  persen  dari  jumlah
              pegawai. Meski demikian Anwar mengimbau agar protokol kesehatan tetap diberlakukan secara
              ketat di lingkungan kantor.

              Ia menjelaskan kebijakan ini diambil sebagai upaya perlindungan para pegawai beserta keluarga
              dan masyarakat di sekitar lingkungan kerja dari penyebaran COVID-19. Namun, kata Anwar,
              dalam  menerapkan  kebijakan  PPKM  berbasis  mikro  ini  pegawai  harus  tetap  memperhatikan
              target kinerja unit kerja dan target kinerja ASN yang telah ditentukan.

              "WFH  itu  bukan  berarti  berarti  libur.  Jadi  target  unit,  kinerja  ASN  dan  layanan  tetap  harus
              dilaksanakan," ujarnya.

              Anwar juga mengingatkan para ASN agar dapat menerapkan protokol kesehatan secara lebih
              ketat. Ia pun meminta ASN yang melakukan WFH agar tidak melakukan mobilisasi ke daerah
              lain.
              "Ketika ASN melakukan WFH jangan bepergian ke luar daerah dulu, kecuali mendesak. Semua
              orang harus mematuhi protokol kesehatan," ucapnya.

              Sebagai informasi, kebijakan internal Kemnaker ini diberlakukan di semua kantor Kemnaker. Baik
              yang  berada  di  pusat,  maupun  kantor  unit  pelaksana  teknis  pusat  (UPTP)  Kemnaker  yang
              tersebar di seluruh Indonesia.




















                                                           74
   70   71   72   73   74   75   76   77   78   79   80