Page 106 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 106
Ringkasan
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) bersama Kementerian
Keternagakerjaan telah menyerahkan manfaat beasiswa pendidikan anak peserta program
Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm) secara virtual yang dipusatkan di
Jakarta, Rabu (21/4/20210). Penyerahan manfaat beasiswa pendidikan anak peserta program
JKK dan JKm di tingkat pusat secara simbolis diberikan langsung Menteri Ketenagakerjaan Ida
Fauziyah bersama Direktur Utama BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo dan diikuti serentak di 34
provinsi se-Indonesia dan disaksikan seluruh Kantor BPJamsostek bersama Pemerintah daerah
masing-masing.
BPJAMSOSTEK : TARGET PENYALURAN BEASISWA ANAK PESERTA BP JAMSOSTEK
SELESAI SEBELUM IDUL FITRI 1442 H
Pontianak : Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) bersama
Kementerian Keternagakerjaan telah menyerahkan manfaat beasiswa pendidikan anak peserta
program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm) secara virtual yang
dipusatkan di Jakarta, Rabu (21/4/20210).
Penyerahan manfaat beasiswa pendidikan anak peserta program JKK dan JKm di tingkat pusat
secara simbolis diberikan langsung Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah bersama Direktur
Utama BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo dan diikuti serentak di 34 provinsi se-Indonesia dan
disaksikan seluruh Kantor BPJamsostek bersama Pemerintah daerah masing-masing.
Di Kalimantan Barat penyerahan simbolis dilaksanakan di ruang Data Analytic Room Pemprov
Kalbar. Selain Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang atau BPJamsostek Cabang Pontianak Andry
Rubiantara, hadir pula Asisten II Sekda Provinsi Kalbar Junaidi serta Kepala Dinas Tenaga Kerja
dan Transmigrasi Kalbar Manto.
Penyerahan manfaat Beasiswa ini seiring telah diundangkannya Peraturan Menteri
Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2021 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Program Jaminan
Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian dan Jaminan Hari Tua 1 April 2021.
Menaker Ida Fauziyah mengapresiasi upaya dari BPJamsostek ini, sekaligus minta BPJamsostek
dapat merealisasikan pembayaran seluruh manfaat beasiswa ini sebelum 1 Syawal atau Hari
Raya aidul Fitri 1442 H mendatang.
"Ini membuktikan negara hadir. Pendidikan itu penting dan adalah masa depan. Semua anak,
baik yang orangtuanya masih bisa memberikan pendidikan secara lengkap pada anaknya,
termasuk juga anak-anak yang orangtuanya sudah tiada ataupun orangtuanya mengalami cacat,
sehingga tidak bisa memberikan pendidikan pada anaknya. Inilah mengapa negara mesti hadir,"
tegas Ida saat memberikan sambutan.
Makanya lewat program BPJamsostek yang memberikan perlindungan bagi pekerja hingga
anggota keluarganya.
Dirut BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo menjelaskan berdasarkan data BPJamsostek terdapat
10.451 anak yang berhak mendapat manfaat beasiswa, dimana total beasiswa yang akan
105

