Page 107 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 107
diberikan senilai Rp 115 miliar yang mencakup pendidikan TK, SD, SMP, SMA dan perguruan
tinggi.
"Oleh karena itu dibutuhkan kerja sama elemen pengusaha, pekerja dan pemerintah untuk
memastikan jaminan sosial ini berkelanjutan dan dapat dirasakan seluruh pekerja," ujarnya.
Beasiswa ini merupakan bentuk kehadiran negara untuk memastikan kehidupan yang layak bagi
pekerja dan keluarganya, telebih dalam aspek pendidikan. Sudah semestinya dibutuhkan kerja
sama dan kolaborasi dari semua elemen baik dari kalangan pengusaha, pekerja dan pemerintah
untuk memastikan program jaminan sosial berkelanjutan dan dapat dirasakan oleh seluruh
pekerja.
Menurut Anggoro adanya beasiswa diharapkan anak-anak peserta Jaminan Kecelakaan Kerja
dan Jaminan Kematian punya harapan baru untuk meneruskan pendidikan sampai dengan
perguruan tinggi.
"Dalam kesempatan ini kami mengapreasiasi Ibu Menteri karena akhirnya Permen Nomor 5
Tahun 2021 bisa afektif 1 April nanti. Tentu saja hadirnya Permen ini harapan baru anak-anak
serta BPJamsostek untuk tetap dapat meneruskan pendidikan hingga perguruan tinggi,"
harapnya.
Satu di antara penerima beasiswa adalah anak dari Marlinda, yaitu Callista yang masih duduk di
bangku SMP dan Sultan yang masih sekolah di bangku SD, menjadi penerima beasiswa.
"Beasiswa ini sangat membantu pendidikan bagi anak-anak saya. Apalagi biaya sekolah itu
sangat besar. Sementara pesan dari Ayahnya sebelum meninggal adalah agar anak-anak tetap
bersekolah," ujarnya.
Sementara Kepala BPJamsostek Cabang Pontianak Andry Rubiantara menjelaskan untuk Kalbar
beasiswa yang akan diserahkan totalnya Rp 834 juta, terdiri dari 80 anak SD, 38 SMP, 120 SMA
dan 43 Perguruan Tinggi.
Untuk SD nominalnya Rp 1,5 juta per tahun, SMP Rp 2 juta per tahun, SMA Rp 3 juta per tahun
dan Perguruan Tinggi Rp 12 juta.
"Beasiswa akan diberikan selama mereka menempuh pendidikan. Untuk satu keluarga kita
berikan maksimum dua anak," jelasnya.
Dia berharap semakin banyak pekerja yang terlindungi ke dalam program BPJS dan terbukti
perlindungan atau manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan ini juga turut dirasakan oleh
anggota keluarga.
Asisten II (Perekonomian dan Pembangunan) Sekda Provinsi Kalbar Junaidi mengapresiasi
program ini. Dia berharap para penerima beasiswa bisa belajar dan bersekolah sebaik mungkin.
"Pemprov mengucapkan terimakasih kepada BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek karena
telah menaruh perhatian kepada anak-anak para pekerja ini. Seperti kita ketahui ada yang
orangtua meninggal dan ada yang mengalami kecelakaan kerja sehingga program ini sangat
membantu sekali," pungkasnya. (Hermanta).
106

