Page 155 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 155
Judul Telat Bayar Thr, Perusahaan Bisa Dibekukan Dan Denda 5 Persen
Nama Media rmolbanten.com
Newstrend Webinar Cerdas Kelola Tunjangan Hari Raya
Halaman/URL https://www.rmolbanten.com/read/2021/04/21/22855/Telat-Bayar-
THR,-Perusahaan-Bisa-Dibekukan-dan-Denda-5-Persen-
Jurnalis tangguh
Tanggal 2021-04-21 20:41:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Dinar Titus Jogaswitani (Direktur Pengupahan Ditjen PHI JSK Kemnaker) Ada sanksi
yang akan diberlakukan ke perusahaan yang tidak membayar THR. Antara lain, pembatasan
kegiatan usaha, penghentian sementara bagi sebagian atau seluruh alat produksi, hingga
pembekuan kegiatan usaha
negative - Mike Rini Sutikno (Perencana Keuangan) Pola pikir kita mengenai THR perlu diubah.
THR bukan rezeki yang datang untuk dihabiskan semua pada saat hari raya
neutral - Mike Rini Sutikno (Perencana Keuangan) Dana darurat sangat penting. Karena masa
epidemi ini situasi tidak pasti. Proporsi pos prioritas ini 10-30 persen dari THR yang didapat
neutral - Mike Rini Sutikno (Perencana Keuangan) Saat hari raya, tidak perlu semua yang kita
pakai mesti baru. Upayakan belanja berdasarkan kebutuhan bukan atas dasar keinginan
neutral - Mike Rini Sutikno (Perencana Keuangan) Keperluan seperti ini dialokasikan hanya
sekitar 10-15 persen
positive - Arif Mujahidin (Direktur Komunikasi Korporat, Danone Indonesia) Ketika karyawan
bahagia, maka produktivitas pun ikut meningkan
Ringkasan
Tunjangan Hari Raya (THR) oleh pengusaha kepada pekerja menjelang hari raya, baik
perusahaan lama maupun baru. Khususnya, di tengah pademi Covid-19. "THR sekurang-
kurangnya dibayarkan tujuh hari sebelum hari raya," ujar Direktur Pengupahan Ditjen PHI JSK
Kemnaker, Dinar Titus Jogaswitani di Webinar "Cerdas Kelola THR" oleh Kominfo dan Komite
Penanganan Covid-19 Dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Rabu, (21/4).
154

