Page 158 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 158
INI KRITERIA PENERIMA BEASISWA BAGI ANAK PESERTA BPJS
KETENAGAKERJAAN
Jakarta - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ( BPJS Ketenagakerjaan ) atau
BPJamsostek akan mulai menyalurkan manfaat beasiswa pendidikan anak peserta program
Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm).
Kegiatan penyerahan beasiswa secara simbolis dilaksanakan oleh Menteri Ketenagakerjaan RI,
Ida Fauziyah dan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo, di Jakarta pada
Rabu (21/4/2021), serentak di 33 provinsi lainnya secara daring.
Pembayaran beasiswa ini ditunaikan setelah aturan turunan dari PP Nomor 82 Tahun 2019 yaitu
Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Tata Cara
Penyelenggaraan Program JKK, JKM dan JHT, efektif berlaku pada 1 April 2021. Permenaker ini
mengatur teknis pelaksanaan pemberian manfaat JKK, JKM dan JHT, dengan salah satunya
adalah pembayaran beasiswa pendidikan bagi anak ahli waris peserta.
Berdasarkan Permenaker tersebut, beasiswa pendidikan anak diberikan pada ahli waris peserta
yang mengalami risiko meninggal dunia, dan atau kecelakaan kerja yang berdampak cacat total
tetap atau meninggal dunia.
Manfaat beasiswa ini diberikan untuk 2 orang anak dengan nilai maksimal Rp 174 juta, mulai
dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga jenjang pendidikan Strata 1 (S1). Kriteria anak yang dapat
menerima beasiswa dinyatakan belum bekerja, belum menikah, dan di bawah usia 23 tahun.
Jumlah penerima manfaat beasiswa ini mencapai 10.451 anak, dengan total nilai yang disalurkan
sebesar Rp115,64 Miliar.
Menaker Ida bersyukur atas implementasi Permenaker Nomor 5 Tahun 2021, yang terlaksana
bertepatan bulan Ramadan sekaligus Hari Kartini.
"Permenaker Nomor 5 Tahun 2021 ini sangat dinantikan kehadirannya, karena merupakan
pemutakhiran dari 4 Permenaker dan 1 Keputusan Menaker yang sebelumnya mengatur
mekanisme pemberian manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan," jelas Ida pada Rabu
(21/4/2021).
Sementara Anggoro mengatakan, pihaknya mengapresiasi kerja keras Kemnaker dan seluruh
Kementerian/Lembaga yang terlibat dalam penyusunan Permenaker Nomor 5 tahun 2021,
sehingga kenaikan manfaatnya sangat dirasakan ahli waris peserta program JKK dan JKM.
"Manfaat beasiswa ini naik signifikan, 1.350 persen, dari sebelumnya sebesar Rp 12 juta untuk
satu orang anak, hingga menjadi maksimal Rp 174 juta untuk dua orang anak. Semoga dengan
adanya beasiswa ini dapat mendukung mereka dalam menjalani proses belajar di sekolah,
perguruan tinggi atau pelatihan," ujar Anggoro.
Ia berharap agar pembayaran beasiswa yang sempat tertunda ini, dapat segera diselesaikan.
"Paling lambat minggu pertama Mei 2021 mendatang untuk mendukung pendidikan anak
peserta," ungkapnya.
157

