Page 2 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 2

Newstrend Ketenagakerjaan

                                                    22 April 2021


                                                    Berita Terbaru

               180
               160
               140
               120
                                                      Positif; 158
               100

                80
                60                                                                Negatif; 21
                40
                20
                 0
                                       Positif                                  Negatif



                                                  NEWSTREND


                                 Kemnaker Minta Pengusaha Taat Bayar THR, Ini
               Judul          :
                                 Sanksi bagi yang Melanggar

               Sentimen  :  Positif



              Ringkasan

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menekankan agar para pengusaha

              tidak  telat  membayar  tunjangan  hari  raya  (THR)  Idul  Fitri  2021  kepada  pekerjanya.
              Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja/buruh merupakan tradisi dan sebagai salah

              satu  upaya  untuk  memenuhi  kebutuhan  pekerja/buruh  dan  keluarganya  dalam

              merayakan Hari Raya Keagamaan. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan aspek
              kesejahteraan dan perlindungan bagi para pekerja.


              Sanksi bagi para pengusaha  yang  telat  membayar THR keagamaan  kepada pekerja

              akan  dikenai  denda  sebesar  5  persen  dari  total  THR  yang  harus  dibayar  sejak
              berakhirnya  batas  waktu  kewajiban  pengusaha  untuk  membayar.  Denda  yang

              dibayarkan  tidak  mengilangkan  kewajiban  pengusaha  untuk  membayar  THR  kepada
              pekerja. Sedangkan sanksi administrasi yang akan diberikan bisa bermacam-macam

              bentuknya, mulai dari teguran tertulis hingga pembekuan kegiatan usaha.


                                                            1
   1   2   3   4   5   6   7