Page 225 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 225
positive - Arif Mujahidin (Direktur Komunikasi Korporat, Danone Indonesia) Ketika karyawan
bahagia, maka produktivitas pun ikut meningkan
Ringkasan
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI bersama Komite Penanganan Covid-19
dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) menggelar webinar, Rabu (21/4/2021). Webinar
yang disiarkan melalui channel youtube Kemkominfo dan Lawan Covid19 ID ini mengangkat
tema "Cerdas Kelola Tunjangan Hari Raya." Seperti diketahui, Tunjangan Hari Raya (THR) adalah
kewajiban perusahaan atau pengusaha untuk dibayarkan kepada pekerja.
LEWAT WEBINAR, KOMINFO DAN KPCPEN BERBAGI TIPS CERDAS KELOLA THR DI
MASA PANDEMI
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI
bersama Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) menggelar
webinar, Rabu (21/4/2021).
Webinar yang disiarkan melalui channel youtube Kemkominfo dan Lawan Covid19 ID ini
mengangkat tema "Cerdas Kelola Tunjangan Hari Raya." Seperti diketahui, Tunjangan Hari Raya
(THR) adalah kewajiban perusahaan atau pengusaha untuk dibayarkan kepada pekerja.
THR pada masa pademi Covid-19 merupakan salah satu daya pemulihan ekonomi nasional,
namun bagi penerima THR perlu mengelola dengan bijak.
Salah satu narasumber yang merupakan perencana keuangan, Mike Rini Sutikno, mengatakan
THR bukan untuk dihabiskan pada saat hari raya.
THR dapat dipergunakan untuk biaya pengeluaran setelah hari raya usai.
Agar THR tidak cepat habis, maka perlu bijak mengelola THR yang didapatkan pada hari raya.
"Pola pikir kita mengenai THR perlu diubah, THR bukan rezeki yang datang untuk dihabiskan
semua pada saat hari raya," ucapnya.
Dia menjabarkan THR perlu dikelola dengan bijak dengan THR dibagi kebeberapa pos
pengeluaran.
Pos pengeluaran THR yang pertama adalah untuk prioritas, prioritas ini bukan kebutuhan sehari-
hari seperti pengluaran listrik.
Prioritas yang dimaksud Mike adalah, untuk menabung dana darurat, pelunasan hutang, serta
investasi untuk masa depan.
"Dana darurat sangat penting karena masa epidemi ini situasi yang tidak pasti. Proporsi untuk
pos prioritas ini adalah 10-30% dari THR yang didapat," terangnya.
224

