Page 229 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 229
Judul Aliansi Buruh Jawa Barat Tuntut Perusahaan Bayar THR Penuh, Jangan
Dicicil
Nama Media jabar.tribunnews.com
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://jabar.tribunnews.com/2021/04/21/aliansi-buruh-jawa-barat-
tuntut-perusahaan-bayar-thr-penuh-jangan-dicicil
Jurnalis Muhamad Syarif Abdussalam
Tanggal 2021-04-21 16:29:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Mumahad Sidarta (Ketua Dewan Pimpinan Daerah Federasi Serikat Pekerja Logam
Elektronik (DPD FSP LEM) Jawa Barat) Aksi ini ada beberapa tuntutan, terkait THR, itu kan
wacananya sebelum ada edaran menteri, ingin dicicil. Kami perjuangkan tahun ini tidak boleh
cicil lagi. Situasi 2020 dan 2021 sudah beda jauh. 2020 masih ada PSBB dan tiga bulan pabrik
berhenti, sekarang enggak ada
negative - Mumahad Sidarta (Ketua Dewan Pimpinan Daerah Federasi Serikat Pekerja Logam
Elektronik) Omnibus Law harus dibatalkan karena merugikan. PKWT sekarnag jadi tidak dibatasi.
Kalau tidak ada kepastian kerja ya gimana. Upah sektor mulai hilang, jadi tinggal UMP dan UMK
saja. Kenaikan upah jadi sangat kecil dengan rumus baru ini. Tentang pesangon semua dikurangi
setengah, PHK semakin mudah
positive - Rachmat Taufik Garsadi (Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)
Jabar) Kita terus mengawal dengan para pengawas tenaga kerja kita, untuk betul-betul seluruh
perusahaan mengikuti aturan dan Perjanjian Kerja Bersama untuk memberikan THR
positive - Rachmat Taufik Garsadi (Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)
Jabar) Namun keringanan yang dapat ditolelir sesuai SE Menaker di atas hanya soal waktu
pembayaran. Sedangkan mengenai besaran THR, semua perusahaan di Indonesia wajib
membayar sesuai dengan Permenaker Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya
Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan
228

