Page 232 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 232
Judul Pengusaha: Kami Mohon Jangan Ada Pemaksaan Jika Perusahaan Tak
Mampu Bayar THR
Nama Media inews.id
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://www.inews.id/finance/bisnis/pengusaha-kami-mohon-jangan-
ada-pemaksaan-jika-perusahaan-tak-mampu-bayar-thr
Jurnalis Hafid
Tanggal 2021-04-21 16:28:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Diana Dewi (Ketua Kamar Dagang dan Industri Jakarta) Kami mohon tidak ada
pemaksaan dari pihak organisasi pekerja dan pekerja apabila didapati perusahaan tidak mampu
membayarkan secara full tahun ini
positive - Diana Dewi (Ketua Kamar Dagang dan Industri Jakarta) Pengusaha pada dasarnya
tetap berkomitmen untuk dapat membayarkan THR untuk tahun ini dengan jumlah full, namun
saya sangat paham apabila ada sebagian pengusaha yang tidak dapat melakukannya
negative - Diana Dewi (Ketua Kamar Dagang dan Industri Jakarta) Untuk kondisi keuangan
perusahaan dalam kondisi baik atau tidak dari pekerja pasti bisa mengetahuinya. Jadi saya
berpendapat isu ini agar tidak selalu dieembuskan menjelang hari raya. Kita serahkan saja pada
hasil musyawarah di tingkat bipartit
Ringkasan
Pemerintah menetapkan perusahaan wajib dibayar paling lambat seminggu sebelum Lebaran.
Aturan itu berlaku di seluruh Indonesia.
Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 12 tahun 2021
yang mengacu keputusan dari Kementerian Ketenagakerjaan. SE tersebut menegaskan
perusahaan wajib membayarkan THR secara penuh paling lambat H-7 Hari Raya Keagamaan.
231

