Page 308 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 308
PEMBAYARAN THR TELAT, ADA SANKSINYA, INI PENJELASAN DISNAKER BANDAR
LAMPUNG
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandar Lampung melayani pengaduan pekerja terkait
Tunjangan Hari Raya (THR), Rabu (21/4) Demikian disampaikan oleh Kepala Disnaker Bandar
Lampung Wan Abdurrahman. Dia mengatakan bahwa berdasarkan edaran dari Kementerian
terkait, THR dibayar penuh H-7 lebaran atau Idul Fitri 1442 H/2021 M.
"Kita mengikuti aturan pusat dari kementerian, kemarin sudah ada edaran dari Menteri Tenaga
Kerja untuk pembayaran THR dibayar penuh, H-7," ujarnya.
Guna menjamin pengawasan terlaksananya aturan tersebut Disnaker membuka posko
pengaduan, yakni di Kantor Disnaker Bandar Lampung, Lantai 8 Gedung Pelayananan Satu Atap
Pemkot setempat.
"Kami juga diimbau untuk membuka posko pengaduan, nanti akan kita siapkan juga posko
pengaduan, H-7 dan sesudahnya atau H+7," kata Wan Abdurrahman.
Kemudian, bagi perusahaan ada keringanan untuk pembayaran, yakni yang terdampak COVID-
19 dibuktikan dengan salah satunya laporan keuangan perusahaan.
"Pembayaran THR full kecuali bagi perusahaan yang berdampak COVID-19. Tapi harus ada
pembuktian seperti laporan keuangan. Untuk itu ada keringanan sesuai kesepakatan antara
pekerja dengan perusahaan, nanti dipertemukan," jelasnya.
Namun, lanjut Wan Abdurrahman, bagi perusahaan yang tidak terdampak COVID-19, harus
membayar THR full, dan jika tidak, maka akan dikenai sanksi. "Jika tidak dibayar full tentunya
ada sanksi, dan itu segera laporkan ke kami, melalui posko pengaduan kami," lanjutnya.
Untuk teknis pemberian sanksi bagi perusahaan yang tidak terdampak COVID-19, namun tidak
membayar THR full kepada karyawan, akan dikoordinasikan dengan Disnaker Provinsi Lampung.
"Kita berkoordinasi dengan pemerintah provinsi (Disnaker Provinsi), karena kewenangan
terhadap tindakan pelanggaran itu adalah provinsi," tambahnya.
Pihaknya juga mengatakan bahwa sudah mengimbau perusahaan terkait pembayaran THR,
dengan cara menyebarkan SE melalui WhatsApp.
Untuk diketahui, sebelumnya Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah meminta pengusaha
membayar THR Idul Fitri 2021 secara penuh dan tepat waktu. Hal ini berdasarkan Surat Edaran
(SE) Menaker Nomor M/6/HK.04.IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya
Keagamaan Tahun 2021 Bagi Pekerja atau Buruh di Perusahaan. (*).
307

