Page 355 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 355

Menteri  Ketenagakerjaan,  Ida  Fauziyah  dalam  keterangan  pers  Senin  (12/4/2021)  "Saya
              tekankan  bahwa  THR  Keagamaan  wajib  dibayarkan  paling  lama  7  hari  sebelum  hari  raya
              keagamaan  pekerja/buruh  yang  bersangkutan,"  kata  Menaker  seperti  yang  dikutip  dari  rilis
              Sekertariat Kabinet ( Setkab ).

              Bolehkah perusahaan mencicil THR karyawan? THR keagamaan tahun ini wajib dibayar penuh
              dan  tepat  waktu  oleh  pelaku  usaha.  Situasi  ini  berbeda  pada  2020  lalu  dimana  pemerintah
              memberikan kelonggaran kepada para pengusaha untuk memberikan THR secara bertahap.

              Dalam kesempatan yang sama Ida Fauziyah menekankan pada seluruh pelaku usaha untuk wajib
              membayarkan  THR.  Bagi  pelaku  usaha  yang  tidak  mampu,  wajib  melakukan  dialog  secara
              kekeluargaan antara pekerja dan pengusaha untuk mencapai kesepakatan.

              Kesepakatan harus berdasarkan bukti laporan keuangan perusahaan yang transparan. Menaker
              juga menekankan bahwa kesepakatan harus dibuat secara tertulis dan THR harus dibayarkan
              maksimal sebelum hari raya keagamaan 2021.


              "Kesepakatan ini tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk membayar THR keagamaan
              tahun 2021 kepada pekerja atau buruh," jelas Ida Fauziyah dalam keterangan pers di kanal
              Youtube resmi Kemnaker.

              Lebih lanjut, Ida Fuziyah menyebutkan bahwa bagi pengusaha yang tidak membayar THR pada
              pekerja sesuai dengan waktu yang ditentukan akan dikenai sanksi administratif sesuai dengan
              Peraturan Pemerintah ( PP ) Nomor 36 Tahun 2021. Sanksi yang dimaksudkan tersebut berupa
              teguran,  pembatasan  kegiatan  usaha,  penghentian  sementara  kegiatan  produksi,  hingga
              pembekuan kegiatan usaha.


              Pekerja dapat mengajukan aduan di Posko THR Kemnaker let gpt_inline2 = window.

              Menanggapi banyaknya keluhan terkait THR, Kemnaker meluncurkan Posko THR Keagamaan
              Tahun 2021. Posko ini resmi diluncurkan sejak 20 April hingga 20 Mei 2021. Posko THR 2021
              ditunjukkan  untuk  memberikan  layanan  informasi,  konsultasi,  hingga  pengaduan  terkait
              pelaksanaan pembayaran THR.


              "Keberadaan  Posko  THR  Keagamaan  ini  merupakan  bentuk  fasilitasi  pemerintah  agar  hak
              pekerja/buruh  untuk  mendapatkan  THR  Keagamaan  benar-benar  bisa  dibayarkan  sesuai
              ketentuan yang ada," kata Menaker seperti yang dikutip dari Setkab .

              Dikutip dari laman Instagram resmi Kemnaker, Posko THR 2021 ini dapat diakses melalui link
              https://bantuan.kemnaker.go.id atau call center 1500-630.


              Masyarakat juga dapat melakukan kunjungan secara langsung di Ruang Pelayanan Terpadu Satu
              Atap (PTSA) Kemnaker Jalan Jendral Gatot Subroto, Kav.51 Gedung B Lantai 1, DKI Jakarta.
              Konsultasi tatap muka akan dilayani selama pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.

              Ketentuan  pekerja  yang  mendapat  THR  Berdasarkan  Surat  Edaran  (SE)  Nomor
              M/6/HK.04/IV/2021  ada  dua  jenis  pekerja  yang  berhak  mendapatkan  THR.  Perkerja  yang
              dimaksud adalah orang yang telah bekerja selama satu bulan terus menerus atau lebih serta
              pekerja  yang  mempunyai  hubungan  perjanjian  kerja  waktu  tidak  tertentu  maupun  waktu
              tertentu.

                                                           354
   350   351   352   353   354   355   356   357   358   359   360