Page 213 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JULI 2021
P. 213
Judul Saat Buruh Kena COVID-19 tapi Tetap Kerja: Demi Upah & Tak Dipecat
Nama Media tirto.id
Newstrend Kasus Positif COVID-19
Halaman/URL https://tirto.id/saat-buruh-kena-covid-19-tapi-tetap-kerja-demi-upah-
tak-dipecat-ghTo
Jurnalis Irwan Syambudi
Tanggal 2021-07-19 14:51:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Emelia Yanti Siahaan (Sekretaris Jenderal Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI))
Banyak buruh yang mengalami gejala-gejala COVID-19 dan varian barunya, lebih memilih tetap
masuk kerja, karena jika tidak masuk bekerja tidak mendapatkan upah
negative - Jumisih (Wakil Ketua Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia) Yang terpapar
COVID-19 ada yang tetap masuk bekerja karena takut di PHK, takut kehilangan pekerjaan yang
akan berakibat kehilangan nafkah bagi keluarga. Hal ini terjadi karena beban kerja produksi
cukup tinggi sementara mereka adalah buruh kontrak
positive - Jumisih (Wakil Ketua Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia) Obat-obatan dan
vitamin dan gizi selama isolasi mandiri ditanggung sendiri oleh buruh. Serikat Buruhlah yang
membantu meringankan beban meskipun itu belum cukup memadai
negative - Luhut Binsar Pandjaitan (Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi) Perlu
diwaspadai, di Karawang sudah muncul klaster Covid-19 dari kawasan industri. Saya minta
pengetatan dan tidak memberikan celah untuk pelanggaran yang tidak sesuai aturan berlaku
positive - Luhut Binsar Pandjaitan (Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi) Saya
juga meminta kepada kepolisian agar mengawasi implementasi ini dengan mengacu pada
panduan umum dan sektor yang masuk di sektor kritikal dan esensial sesuai pada Instruksi
Mendagri
Ringkasan
Meski sedang positif COVID-19, banyak buruh masih bekerja demi mendapatkan upah dan takut
dipecat perusahaannya. Sekretaris Jenderal Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Emelia
Yanti Siahaan mengatakan banyak buruh yang merasakan gejala COVID-19 bahkan ada yang
dinyatakan positif COVID-19, tetapi masih harus bekerja. Pilihan untuk bekerja terpaksa
dilakukan karena mereka tak punya pilihan lain demi mendapatkan upah.
212

