Page 216 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JULI 2021
P. 216

Judul               Positif Covid-19 Memaksa Diri Tetap Bekerja, Buruh: Isoman Sama Aja
                                    Dirumahkan Tanpa Upah
                Nama Media          sindonews.com
                Newstrend           Kasus Positif COVID-19
                Halaman/URL         https://ekbis.sindonews.com/read/486998/34/positif-covid-19-
                                    memaksa-diri-tetap-bekerja-buruh-isoman-sama-aja-dirumahkan-
                                    tanpa-upah-1626674822
                Jurnalis            Michelle Natalia
                Tanggal             2021-07-19 14:49:00
                Ukuran              0

                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif


              Narasumber

              neutral - Dian Septi Trisnanti (Ketua Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia) Kalau mereka
              tidak masuk kerja, mereka khawatir tidak dapat upah. Dari situlah para buruh memaksakan diri
              untuk tetap bekerja meskipun positif Covid-19, begitu pula dengan pekerja kontrak dan borongan

              neutral - Dian Septi Trisnanti (Ketua Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia) Klaster pabrik
              sangat  agresif,  buruh  TGSL  (tekstil,  garmen,  sepatu,  dan  kulit),  dalam  dua  minggu  saja  di
              Cakung, Tangerang, Subang, dan Solo ribuan anggota kita terpapar

              negative - Dion Wijaya (Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Federasi Serikat Pekerja Tekstil,
              Sandang, dan Kulit Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) Dengan status itu, maka semakin tertekan
              para  pekerja  garmen  khususnya  pekerja  perempuan.  Dengan  status  begitu  meski  mereka
              terpapar mereka terpaksa kerja karena dengan status itu mereka khawatir nggak dapat upah

              negative - Dion Wijaya (Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Federasi Serikat Pekerja Tekstil,
              Sandang, dan Kulit Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) Mereka mungkin bisa bekerja kalau cuma
              gejala saja belum dicek, tapi yang terpapar itu kalau ada yang tes massal disuruh pulang dan
              isoman. Tapi tanpa ada fasilitas di perusahaan, ini muncul problem

              negative  -  Helmy  Salim  (Ketua  Umum  Federasi  Serikat  Pekerja  Tekstil,  Sandang,  dan  Kulit
              Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) Mereka memilih mengambil risiko, masuk meski
              sakit, mereka pikir gejala nggak seberapa kecuali sudah parah banget baru mereka nggak akan
              masuk. Sudah banyak contoh di perusahaan, kalau isoman sama seperti dirumahkan tanpa upah



              Ringkasan

              Melonjaknya kasus positif Covid-19 dari klaster buruh menjadi sorotan. Pasalnya, serikat pekerja
              mengkonfirmasi  bahwa  banyak  buruh  positif  Covid-19  yang  tetap  bekerja  tanpa  fasilitas
              kesehatan yang memadai. Ketua Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia (FSBPI) Dian Septi
              Trisnanti mengatakan, saat ini banyak perusahaan yang mengubah status buruhnya menjadi

                                                           215
   211   212   213   214   215   216   217   218   219   220   221