Page 220 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JULI 2021
P. 220
Judul Pemerintah Bahas Rencana Pengucuran Kembali BSU
Nama Media investor.id
Newstrend BLT BPJS Ketenagakerjaan
Halaman/URL https://investor.id/business/pemerintah-bahas-rencana-pengucuran-
kembali-bsu
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-07-19 14:47:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Pemerintah berencana untuk menjalankan kembali program Bantuan Subsidi Upah (BSU). Saat
ini program tersebut masih dalam tahap penyusunan di jajaran Kementerian/Lembaga (K/L).
Program bantuan subsidi ini sebenarnya sudah berjalan di tahun 2020 namun pada awal 2021
pemerintah memutuskan untuk tidak melanjutkan program tersebut. Sebelumnya Menteri
Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan program BSU memberikan kontribusi 0,20%
terhadap pertumbuhan ekonomi 2020. Program tersebut diberikan untuk 12.265.437 orang dari
target awal 15 juta tenaga kerja dengan anggaran Rp 29,4 triliun. Namun ada sejumlah orang
yang tidak sesuai dengan persyaratan yang diberikan oleh pemerintah.
PEMERINTAH BAHAS RENCANA PENGUCURAN KEMBALI BSU
JAKARTA, - Pemerintah berencana untuk menjalankan kembali program Bantuan Subsidi Upah
(BSU). Saat ini program tersebut masih dalam tahap penyusunan di jajaran
Kementerian/Lembaga (K/L). Program bantuan subsidi ini sebenarnya sudah berjalan di tahun
2020 namun pada awal 2021 pemerintah memutuskan untuk tidak melanjutkan program
tersebut.
"Masih digodok, nanti kalau sudah selesai kami infokan," ucap Sekjen Kementerian
Ketenagakerjaan Anwar Sanusi saat dihubungi Investor Daily pada Senin (19/7).
Dia belum merinci skema yang dijalankan untuk program BSU di tahun 2021. Bila melihat skema
BSU yang berjalan di tahun 2020 saat itu BSU diberikan untuk pekerja yang berpenghasilan di
bawah Rp 5 juta. Dimana penerima menerima bantuan sebesar Rp 600 ribu per bulan selama
empat bulan dengan termin penyaluran dua kali.
"(Skema BSU tahun 2021) sedang dibahas," imbuh Anwar.
Senada dengan Anwar, Dirjen Belanja Kementerian Keuangan Isa Rachmatawarta mengatakan
pemerintah masih melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai program BSU. "Rencana
tersebut masih dibahas," imbuh Isa.
219

