Page 219 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JULI 2021
P. 219
darurat yang mengharuskan adanya pembatasan bahkan penutupan operasional usaha. Bahkan,
usaha kecil pun ikut terdampak.
Hal tersebut masih menjadi pertimbangan pemerintah dalam memutuskan apakah PPKM Darurat
yang sedianya berakhir besok akan diperpanjang kembali atau tidak. Terkait hal ini, dikabarkan
pemerintah akan mengumumkan keputusannya pada sore ini.
Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja
mengatakan, jika PPKM darurat diperpanjang, pusat perbelanjaan paling terpukul.
Menurut dia, perpanjangan PPKM darurat akan berimbas pada 84 ribu pegawai yang terancam
mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Namun, kebijakan PHK ini merupakan opsi
terakhir yang diambil pengusaha mal untuk menyelamatkan keuangan perusahaan.
"Jumlah karyawan pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia ada sekitar 280 ribu orang, tidak
termasuk karyawan penyewa atau tenant. Potensi yang dirumahkan atau terkena PHK sekitar
30%," ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (19/7/2021).
Dalam memutus hubungan kerja dengan para karyawan, sambung dia, para pekerja tidak
langsung di PHK tanpa mendapat upah. Melainkan sebelumnya akan dirumahkan terlebih dahulu
dengan upah tetap dibayar penuh, kemudian karyawan dirumahkan dengan upah dibayar
sebagian, dan tahap terakhir adalah pemutusan hubungan kerja.
Alphonzus menyampaikan hingga saat ini sebagian besar pekerja di pusat perbelanjaan atau mal
dirumahkan, namun yang berbeda adalah tidak semua pekerja mendapat upah secara penuh
melainkan ada yang diberi hanya sebagian. "Pemberian upah tergantung dari kemampuan
masing-masing pemilik pusat perbelanjaan," lanjutnya.
Dia menambahkan, hingga saat ini pusat perbelanjaan terus berupaya untuk dapat bertahan
dengan harapan PPKM Darurat dapat berjalan efektif dan menunjukkan hasil yang diharapkan
semua pihak sehingga kegiatan masyarakat dapat aktif kembali dan pusat perbelanjaan bisa
kembali bangkit.
"Saat ini semua pusat perbelanjaan hanya bisa mengupayakan untuk bertahan saja sambil
berharap pemberlakuan PPKM Darurat dapat efektif sehingga tidak berkepanjangan,"
pungkasnya. (ind).
218

