Page 234 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JULI 2021
P. 234
Judul Wacana Perpanjangan PPKM Darurat, Pemerintah Mulai Bahas Subsidi
Upah
Nama Media bisnis.com
Newstrend BLT BPJS Ketenagakerjaan
Halaman/URL https://ekonomi.bisnis.com/read/20210719/12/1419350/wacana-
perpanjangan-ppkm-darurat-pemerintah-mulai-bahas-subsidi-upah
Jurnalis Newswire
Tanggal 2021-07-19 13:28:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Pemerintah mulai membahas kembali rencana penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk
para pekerja. Rencana ini muncul kembali di tengah kabar perpanjangan PPKM Darurat sampai
akhir Juli 2021. "Sedang kami bahas, tunggu ya," kata Sekretaris Jenderal Kementerian
Ketenagakerjaan Anwar Sanusi, dikutip tempo.co, Senin, (19/7/2021). Pembahasan sudah
dilakukan lintas kementerian. Tetapi, belum ada keterangan lebih rinci soal detail dari rencana
ini, apakah sama seperti BSU 2020 atau berbeda.
WACANA PERPANJANGAN PPKM DARURAT, PEMERINTAH MULAI BAHAS SUBSIDI
UPAH
, JAKARTA - Pemerintah mulai membahas kembali rencana penyaluran Bantuan Subsidi Upah
(BSU) untuk para pekerja. Rencana ini muncul kembali di tengah kabar perpanjangan PPKM
Darurat sampai akhir Juli 2021.
"Sedang kami bahas, tunggu ya," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Anwar
Sanusi, dikutip tempo.co, Senin, (19/7/2021).
Pembahasan sudah dilakukan lintas kementerian. Tetapi, belum ada keterangan lebih rinci soal
detail dari rencana ini, apakah sama seperti BSU 2020 atau berbeda.
Sebelumnya, program yang sama pernah dilakukan pada 2020. Masing-masing pekerja yang
masuk dalam kriteria pemerintah akan menerima bantuan tunai ke rekening mereka senilai Rp2,4
juta lewat dua tahap pencairan.
Pada tahun ini, program bantuan pekerja ini tidak berlanjut. Tapi kemudian, bantuan ini kembali
muncul dalam paparan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat konferensi pers PPKM
Darurat pada 17 Juli 2021.
Dalam paparannya, Sri Mulyani mencantumkan Program Prakerja dan BSU untuk mendukung
tenaga kerja. Kemudian, program ini diberi tambahan keterangan, "akan disinergikan dengan
233

