Page 237 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JULI 2021
P. 237
Dia bahkan mengatakan bahwa ribuan anggotanya sudah terpapar Covid-19. "Klaster pabrik
sangat agresif, buruh TGSL (tekstil, garmen, sepatu, dan kulit), dalam dua minggu saja di
Cakung, Tangerang, Subang, dan Solo ribuan anggota kita terpapar," ungkap Dian.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Federasi Serikat Pekerja
Tekstil, Sandang, dan Kulit Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP TSK-SPSI) Dion Wijaya
mengatakan perubahan status pekerja banyak dilakukan perusahaan kepada buruh sejak
Omnibus Law UU Cipta Kerja disahkan.
Hal yang parah, yakni apabila buruh ketahuan perusahaan terpapar, mereka akan diminta pulang
untuk isolasi mandiri tanpa mendapatkan fasilitas apapun dari perusahaan.
"Mereka mungkin bisa bekerja kalau cuma gejala saja belum dicek, tapi yang terpapar itu kalau
ada yang tes massal disuruh pulang dan isoman. Tapi tanpa ada fasilitas di perusahaan, ini
muncul problem," paparnya.
236

