Page 240 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JULI 2021
P. 240

Judul               Serikat Buruh Tekstil Mengaku Masih Kerja 100% Kala PPKM Darurat
                Nama Media          tirto.id
                Newstrend           PPKM Darurat
                Halaman/URL         https://tirto.id/serikat-buruh-tekstil-mengaku-masih-kerja-100-kala-
                                    ppkm-darurat-ghS8
                Jurnalis            Mohammad Bernie
                Tanggal             2021-07-19 13:07:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Ringkasan

              Di banyak sentra industri sektor manufaktur seperti Cakung, Tangerang, Subang, hingga Solo,
              puluhan pabrik masih beroperasi 100 persen selama PPKM darurat. Gabungan Serikat Pekerja
              Sektor  Tekstil,  Garmen,  Sepatu,  dan  Kulit  mengungkapkan,  walaupun  Pemberlakuan
              Pembatasan  Kegiatan  Masyarakat  (PPKM)  Darurat  sudah  diberlakukan  sejak  awal  Juli  lalu,
              kenyataannya masih banyak dari mereka yang harus tetap bekerja di pabrik dengan kapasitas
              100 persen.



              SERIKAT BURUH TEKSTIL MENGAKU MASIH KERJA 100% KALA PPKM DARURAT

              Di banyak sentra industri sektor manufaktur seperti Cakung, Tangerang, Subang, hingga Solo,
              puluhan pabrik masih beroperasi 100 persen selama PPKM darurat.

              Gabungan Serikat Pekerja Sektor Tekstil, Garmen, Sepatu, dan Kulit mengungkapkan, walaupun
              Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sudah diberlakukan sejak awal
              Juli lalu, kenyataannya masih banyak dari mereka yang harus tetap bekerja di pabrik dengan
              kapasitas 100 persen.

              "Pada sektor manufaktur TGSL (tekstil, garmen, sepatu, dan kulit), PPKM nyaris tidak berlaku
              bagi ratusan ribu atau bahkan jutaaan pekerjanya. Di banyak sentra industri sektor ini (misal,
              Cakung, Tangerang, Subang, Sukabumi, dan Solo), puluhan pabrik masih beroperasi 100%,"
              demikian tertulis dalam keterangan mereka.

              Adapun  serikat  yang  tergabung  dalam  aliansi  ini  antara  lain,  Federasi  Serikat  Buruh  Militan
              (Federasi  SEBUMI),  Federasi  Serikat  Buruh  Persatuan  Indonesia  (FSBPI),  Federasi  Kesatuan
              Serikat Pekerja Nasional (FKSPN), Federas SERIKAT Pekerja Tekstil, Sandang, dan Kulit - Serikat
              Pekerja Seluruh Indonesia (FSP TSK-SPSI), Serikat Pekerja Nasional (SPN), Konfederasi Serikat
              Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

              Mereka mengatakan, pekerja-pekerja di sektor garmen, tekstil, sepatu, dan kulit harus bekerja
              penuh waktu bahkan lembur. Mereka bekerja di dalam ruang tertutup dan padat, tanpa alat


                                                           239
   235   236   237   238   239   240   241   242   243   244   245