Page 256 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JULI 2021
P. 256
Menurut Ketua Umum Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia (FSBPI), Dian Septi Trisnanti
hal itu terjadi karena banyak pabrik masih beroperasi dengan kapasitas karyawan 100 persen
bekerja dalam ruang padat dan tertutup.
"Klaster pabrik termasuk klaster penyebaran Covid-19 yang paling agresif," kata Dian dalam
telekonferensi, Senin (19/7/2021).
Dian mengatakan, banyak buruh yang terpapar berdomisili di perumahan padat penduduk
sehingga menyebabkan orang di sekitarnya juga terpapar Covid-19.
"Ribuan anggota kami di wilayah Cakung, Tangerang, Subang, Sukabumi, dan Solo terpapar
melalui tempat kerja atau pabrik," ujar dia.
Dalam kesempatan yang sama, Sekjen Federasi Serikat Buruh Militan (Federasi SEBUMI) Susi
Rahayu Transiska meminta pemerintah memastikan perlindungan hak atas kesehatan dan hak-
hak pekerja.
Selain itu, Rahayu juga mendorong adanya sanksi tegas dari pemerintah kepada perusahaan
yang masih membiarkan pekerjanya bekerja tanpa penyediaan fasilitas kesehatan.
"Hal ini termasuk memaksa pengusaha melaksanakan protokol kesehatan ketat, menyediakan
APD memadai, dan pembayaran upah tanpa pemotongan dengan alasan apa pun selama
pandemi Covid-19 berlangsung," kata Rahayu.
255

