Page 260 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JULI 2021
P. 260

HIBAHKAN LAHAN DAN BANGUNAN UNTUK KEMNAKER RI BANGUN WORKSHOP
              OTOMOTIF ALAT BERAT
              Padang  :  Pemerintah  Kota  Sawahlunto  menghibahkan  lahan  tanah  dan  bangunan  kepada
              Kementerian Tenaga Kerja RI untuk dibangun workshop otomotif alat berat. Penandatanganan
              perjanjian  hibah  dari  Pemko  Sawahlunto  kepada  Dirjen  Pembinaan  Pelatihan  Vokasi  dan
              Produktifitas Kementerian Tenaga Kerja RI ini dilaksanakan pagi tadi secara virtual melalui Zoom
              Meeting Online.

              Lahan tanah yang dihibahkan Pemko Sawahlunto ini seluas 30.000 m2 (meter persegi), yang
              berlokasi di Parambahan Desa Batu Tanjung Kecamatan Talawi. Kemudian ditambah dengan 2
              unit bangunan.

              Walikota  Sawahlunto  Deri  Asta  menandatangani  perjanjian  hibah  tersebut  bersama  Dirjen
              Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktifitas Kementerian Tenaga Kerja RI, Budi Hartawan.
              Disaksikan oleh Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti, Anggota DPR RI Komisi IX, Darul
              Siska, Mantan Dirjen Binalattas Kemnaker RI, Masri Hasyar, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi
              Sumbar,  Nazrizal,  Kepala  Badan  Pertanahan  Nasional  (BPN)  Sawahlunto,  Dedi  Fahlepi,  dan
              jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Sawahlunto.

              Dijelasakan Walikota Sawahlunto Deri Asta, hibah tanah dan bangunan untuk Kemnaker RI ini
              adalah bukti nyata komitmen Pemko Sawahlunto dalam mengupayakan peningkatan kualitas skill
              dan  Sumber  Daya  Manusia  (SDM)  tenaga  kerja  Kota  Sawahlunto,  dimana  memang
              membutuhkan pelatihan - pelatihan, melalui workshop/Balai Latihan Kerja (BLK).

              "Untuk  membangun  workshop  alat  berat  ini,  dengan  segala  keterbatasan  anggaran  Pemko
              Sawahlunto, maka kita sangat perlu Kemnaker RI melalui BLK Padang untuk membangunnya.
              Alhamdulillah Kemnaker RI bersedia untuk membangun itu, namun Kemnaker meminta agar
              disediakan lahan, nah itulah yang kita berikan secara hibah dan kita tandatangani perjanjian
              hibahnya sekarang,"Ujar Walikota Deri Asta, Senin (19/07/2021).

              Lebih lanjut Deri Asta, dipilihnya workshop otomotif alat berat untuk dibangun di BLK Sawahlunto
              sudah  mempertimbangkan  dan  menyesuaikan  dengan  sejarah  dan  kondisi  Sawahlunto  yang
              merupakan kota pertambangan batubara.

              "Kita menyampaikan terimakasih sebesar - besarnya kepada Kemnaker RI yang telah bersedia
              untuk membangun workshop otomotif alat berat ini untuk Sawahlunto melalui BLK Padang. Ini
              akan berarti sangat besar dan strategis dalam menyiapkan tenaga kerja terampil dan berdaya
              saing dari Kota Sawahlunto," ujar Walikota Deri Asta.

              Ucapan terimakasih dan apresiasi juga disampaikan Walikota Deri Asta kepada mantan Dirjen
              Binalattas  Kemnaker  RI,  Masri  Hasyar,  yang  sejak  awal  telah  membantu  dan  mendampingi
              Sawahlunto  dalam  mengajukan  proposal  pembangunan  BLK  pada  Kemnaker.  Kemudian  dari
              pihak legislatif, pengajuan usulan pembangunan BLK Sawahlunto ini turut dibantu oleh anggota
              Komisi IX DPR RI, Darul Siska.
              Sementara itu Kepala DPMTSP - Naker Dwi Damawati menjelaskan, Lahan tanah dan bangunan
              di Parambahan yang dihibahkan kepada Kemnaker RI ini, berasal dari lahan dan bangunan milik
              BDTBT Kementerian ESDM RI yang telah dihibahkan kepada Pemko Sawahlunto.

              "Jadi dulu lahan dan bangunan itu adalah kampus lapangan Balai Diklat Tambang Bawah Tanah
              Kementerian ESDM. Kemudian pihak Kementerian ESDM menghibahkan pada Pemko Sawahlunto
              untuk dipakai sebagai BLK. Sekarang kita hibahkan kepada Kemnaker untuk digunakan sebagai
              BLK juga, untuk dibangun workshop otomotif alat berat," kata Dwi Darmawati.


                                                           259
   255   256   257   258   259   260   261   262   263   264   265