Page 261 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JULI 2021
P. 261

Judul               Tak WFH di Tengah Ledakan COVID-19, Ribuan Buruh Pabrik Terpapar
                                    di Tempat Kerja
                Nama Media          kumparan.com
                Newstrend           Kasus Positif COVID-19
                Halaman/URL         https://kumparan.com/kumparanbisnis/tak-wfh-di-tengah-ledakan-
                                    covid-19-ribuan-buruh-pabrik-terpapar-di-tempat-kerja-1wAB5hmCVud
                Jurnalis            kumparan
                Tanggal             2021-07-19 12:44:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Ringkasan

              Pembatasan kegiatan di tengah kebijakan PPKM Darurat karena ledakan kasus COVID-19, nyaris
              tidak berlaku bagi buruh pabrik. Jutaan pekerja di sektor manufaktur TGSL alias tekstil, garmen,
              sepatu  dan  kulit,  tetap  bekerja  dari  pabrik.  Kondisi  tersebut  diungkapkan  serikat  pekerja  di
              sejumlah sektor ini yang tergabung dalam DSS-TGSL. Buruh-buruh ini sebagian besar pekerja
              pabrik di wilayah Cakung, Tangerang, Subang, Sukabumi, serta Solo.



              TAK WFH DI TENGAH LEDAKAN COVID-19, RIBUAN BURUH PABRIK TERPAPAR DI
              TEMPAT KERJA

              Pembatasan kegiatan di tengah kebijakan PPKM Darurat karena ledakan kasus COVID-19, nyaris
              tidak berlaku bagi buruh pabrik. Jutaan pekerja di sektor manufaktur TGSL alias tekstil, garmen,
              sepatu dan kulit, tetap bekerja dari pabrik.

              Kondisi tersebut diungkapkan serikat pekerja di sejumlah sektor ini yang tergabung dalam DSS-
              TGSL. Buruh-buruh ini sebagian besar pekerja pabrik di wilayah Cakung, Tangerang, Subang,
              Sukabumi, serta Solo.

              Menurut  Ketua  Federasi  Serikat  Buruh  Persatuan  Indonesia  (FSBPI),  Dian  Septi  Trisnanti,
              puluhan pabrik di wilayah tersebut tidak memberlakukan Work From Home (WFH) alias masih
              beroperasi 100 persen. Hal ini menjadikan pabrik sebagai salah satu klaster penyebaran COVID-
              19.

              "Para pekerja wajib bekerja, jika tidak akan kehilangan pekerjaan. Jutaan pekerja bekerja penuh
              waktu, bahkan melakukan lembur dalam ruang tertutup dan padat tanpa alat pelindung diri dan
              fasilitas kesehatan memadai," ujar Dian dalam virtual conference, Senin (19/7).

              "Akibat situasi di atas amat jelas, klaster pabrik termasuk paling agresif. Data kami serikat buruh
              sektor TGSL menunjukkan itu, dalam dua minggu terakhir saja ribuan anggota kami terpapar di
              tempat kerja," sambung Dian.


                                                           260
   256   257   258   259   260   261   262   263   264   265   266