Page 264 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JULI 2021
P. 264
TEKAN ANGKA PENYEBARAN COVID-19 SAAT PPKM, BPJS KETENAGAKERJAAN
BAGIKAN 2.000 SAFETY KIT
Bandung, 14 Juli 2021, BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK memberikan bantuan berupa
2.000 paket safety kit kepada pekerja di kota Bandung yang secara simbolis diserahkan oleh
Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo kepada Sekjen Asosiasi Pengusaha Ritel
Indonesia (APRINDO) DPD Jawa Barat Achmad Nuzurul Karnain yang disaksikan oleh Menteri
Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di sela-sela kegiatan
vaksinasi yang digelar oleh APRINDO di hotel Grand Pasundan Bandung, Rabu(14/07).
Dalam sambutannya Ida Fauziyah mengapresiasi penyelenggaraan vaksinasi dan mengajak
seluruh peserta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan meski telah mendapatkan vaksin.
Karena dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta
membatasi mobilitas dapat menjaga diri sendiri dan orang di sekitar dari penyebaran covid-19
sehingga herd immunity dapat segera terbentuk.
“Kami di BPJAMSOSTEK mendukung kegiatan ini, karena ini juga bagian penting bagi kami untuk
mendukung para pekerja. Karena kita melihat selama ini sektor retail, merupakan sektor yang
penting, dan sektor ini tereskpos risiko yang tinggi,” ucap Anggoro.
Anggoro menambahkan bahwa pemberian bantuan tersebut merupakan bagian dari program
promotif preventif yang setiap tahun dilakukan oleh BPJAMSOSTEK. Program ini awalnya
ditujukan untuk meminimalisir angka kecelakaan kerja, namun dengan kondisi pandemi yang
berkepanjangan, BPJAMSOSTEK melakukan penyesuaian dengan lebih memfokuskan
pelaksanaan program dalam bentuk bantuan penanggulangan Covid-19 di lingkungan pekerja.
Adapun selama tahun 2021, secara nasional BPJAMSOSTEK menggelontorkan anggaran sebesar
Rp10,6 miliar dalam bentuk 123.000 multivitamin, 6.858 APD, 619.000 masker, serta 100.000
bahan pangan bergizi yang didistribusikan melalui Kantor Wilayah dan Kantor Cabang
BPJAMSOSTEK di seluruh Indonesia. Selain itu bantuan promotif preventif juga diberikan dalam
bentuk pelatihan ahli K3, APD untuk jasa konstruksi, helm motor serta pemasangan poster terkait
K3 di beberapa tempat.
Pada hari yang sama, BPJAMSOSTEK bersama Menteri Ketenagakerjaan juga memberikan
santunan Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) kepada
ahli waris dari 2 karyawan PT Bio Farma (Persero) yang meninggal dunia. Selain itu anak dari
masing-masing peserta juga mendapatkan manfaat beasiswa dari BPJAMSOSTEK, sehingga total
santuan yang diberikan adalah sebesar Rp425 juta.
Anggoro mengatakan bahwa ini merupakan bukti dari manfaat perlindungan yang diberikan oleh
BPJAMSOSTEK kepada pekerja dan keluarganya. Oleh karena itu dirinya juga mengajak seluruh
pekerja yang belum memiliki perlindungan jaminan sosial untuk segera mendaftarkan diri
menjadi peserta BPJAMSOSTEK.
“Apa yang kita lakukan pada hari ini merupakan bukti bahwa negara hadir melalui BPJAMSOSTEK
untuk memberikan perlindungan kepada pekerja dan sekaligus kami juga ingin membangkitkan
optimisme dalam menghadapi kondisi yang berat ini,” tutup Anggoro
Di tempat lain, Dewi Mulya Sari, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandung Lodaya
menyampaikan, “Kami mendukung penuh program – program dan kegiatan BPJS
Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan kepada pekerja, khususnya di masa pandemi
saat ini. Kami berharap semoga dengan adanya bantuan perlindungan dari BPJS
Ketenagakerjaan dapat meringankan beban para pekerja dan semoga pandemi ini dapat segera
berlalu”.
263

