Page 288 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JULI 2021
P. 288
Judul Anggaran Kartu Pra Kerja Ditambah Rp 10 Triliun, Fadli Zon: Tidak
Jelas, Buang-buang Uang!
Nama Media suara.com
Newstrend Kartu Pra Kerja
Halaman/URL https://www.suara.com/news/2021/07/19/111426/anggaran-kartu-pra-
kerja-ditambah-rp-10-triliun-fadli-zon-tidak-jelas-buang-buang-uang
Jurnalis Dwi Bowo Raharjo
Tanggal 2021-07-19 11:14:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Fadli Zon (Politisi Partai Gerindra) Ini Program Kartu Prakerja tak jelas, buang-buang
uang untuk pelatihan padahal bisa gratis
negative - Fadli Zon (Politisi Partai Gerindra) Sebaiknya uang Kartu Prakerja langsung diberikan
pada mereka yang terkena PHK atau kasih insentif nakes dan bayar utang rumah sakit
positive - Sri Mulyani (Menteri Keuangan RI) Kami akan tambahkan Rp 10 triliun lagi, sehingga
program Kartu Prakerja tadi bisa menambah 2,8 juta peserta, sehingga total anggaran menjadi
Rp 30 triliun dengan total 8,4 juta
Ringkasan
Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon, mengkritik anggaran penambahan Rp 10 triliun untuk Program
Kartu Prakerja. Fadli menyebut program itu hanya buang-buang uang. Penambahan anggaran
tersebut dilakukan pemerintah sebagai upaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang
kehilangan pekerjaan akibat pandemi Covid-19. Kendati demikian, Fadli menilai kalau seharusnya
pelatihan itu bisa diberikan pemerintah secara cuma-cuma. Alih-alih digelontorkan untuk
program tersebut, menurutnya lebih baik anggaran tersebut bisa dipakai untuk memberikan
bantuan uang tunai terhadap masyarakat yang terkena PHK. Selain itu anggaran Rp 10 triliun
juga dikatakan Fadli bisa diberikan untuk tenaga kesehatan dalam bentuk intensif dan kebutuhan
rumah sakit lainnya.
ANGGARAN KARTU PRA KERJA DITAMBAH RP 10 TRILIUN, FADLI ZON: TIDAK
JELAS, BUANG-BUANG UANG!
Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon, mengkritik anggaran penambahan Rp 10 triliun untuk Program
Kartu Prakerja. Fadli menyebut program itu hanya buang-buang uang.
287

