Page 286 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JULI 2021
P. 286

Judul               Pabrik Jadi Klaster Covid-19, Buruh Tuntut Pemerintah Lindungi Hak
                                    Kesehatan
                Nama Media          tempo.co
                Newstrend           Kasus Positif COVID-19
                Halaman/URL         https://nasional.tempo.co/read/1484805/pabrik-jadi-klaster-covid-19-
                                    buruh-tuntut-pemerintah-lindungi-hak-kesehatan
                Jurnalis            Friski Riana
                Tanggal             2021-07-19 11:16:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Ringkasan

              Ketua  Federasi  Serikat  Buruh  Persatuan  Indonesia  (FSBPI)  Dian  Septi  Trisnanti  bersama
              sejumlah serikat menuntut pemerintah memastikan perlindungan hak atas kesehatan dan hak-
              hak kerja para buruh. Tuntutan itu dilatarbelakangi munculnya klaster Covid-19 di pabrik sebagai
              lokasi  penularan  paling  agresif.  “Data  kami  serikat  pekerja  atau  serikat  buruh  sektor  TGSL
              (tekstil, garmen, sepatu, dan kulit) menunjukkan hal itu,” kata Dian dalam konferensi pers, Senin,
              19 Juli 2021.



              PABRIK JADI KLASTER COVID-19, BURUH TUNTUT PEMERINTAH LINDUNGI HAK
              KESEHATAN
              Ketua  Federasi  Serikat  Buruh  Persatuan  Indonesia  (FSBPI)  Dian  Septi  Trisnanti  bersama
              sejumlah serikat menuntut pemerintah memastikan perlindungan hak atas kesehatan dan hak-
              hak kerja para buruh. Tuntutan itu dilatarbelakangi munculnya klaster Covid-19 di pabrik sebagai
              lokasi penularan paling agresif.

              “Data kami serikat pekerja atau serikat buruh sektor TGSL (tekstil, garmen, sepatu, dan kulit)
              menunjukkan hal itu,” kata Dian dalam konferensi pers, Senin, 19 Juli 2021.

              Dian mengatakan dalam dua pekan terakhir ribuan anggota serikat buruh di wilayah Cakung,
              Tangerang, Subang, Sukabumi, dan Solo terpapar melalui tempat kerja atau pabrik. Sebagian
              besar  anggota  juga  tinggal  di  wilayah  perumahan  padat,  sehingga  menyebabkan  penghuni
              perumahan juga terpapar. “Klaster pabrik menyebabkan klaster hunian,” ujarnya.

              Menurut  Dian, klaster  Covid-19 di pabrik  terjadi  akibat  pelanggaran  protokol  kesehatan  oleh
              pengusaha  yang  berlangsung  terus  tanpa  sanksi.  Karena  itu,  ia  meminta  agar  pemerintah
              memaksa pengusaha melaksanakan protokol kesehatan ketat, menyediakan alat perlindungan
              diri yang memadai, dan pembayaran upah tanpa pemotongan dengan alasan apapun selama
              pandemi berlangsung.




                                                           285
   281   282   283   284   285   286   287   288   289   290   291