Page 3 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JULI 2021
P. 3
Judul Nestapa Buruh: Terus Dipaksa Kerja Kala COVID-19 Kian Menggila
Nama Media tirto.id
Newstrend Kasus Positif COVID-19
Halaman/URL https://tirto.id/nestapa-buruh-terus-dipaksa-kerja-kala-covid-19-kian-
menggila-ghT5
Jurnalis Mohammad Bernie
Tanggal 2021-07-21 11:30:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
Sejak awal Juli lalu, pemerintah melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
(PPKM) Darurat di Jawa-Bali guna menekan penyebaran kasus COVID-19. Salah satu
ketentuannya, mewajibkan work from home (WFH) 100 persen bagi industri non-esensial.
Namun, bagi pekerja garmen, tekstil, sepatu, dan kulit aturan hanya sebatas aturan. Mereka
tetap harus bekerja seperti biasa.
NESTAPA BURUH: TERUS DIPAKSA KERJA KALA COVID-19 KIAN MENGGILA
Sejak awal Juli lalu, pemerintah melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
(PPKM) Darurat di Jawa-Bali guna menekan penyebaran kasus COVID-19. Salah satu
ketentuannya, mewajibkan work from home (WFH) 100 persen bagi industri non-esensial.
Namun, bagi pekerja garmen, tekstil, sepatu, dan kulit aturan hanya sebatas aturan. Mereka
tetap harus bekerja seperti biasa.
“Pada sektor manufaktur TGSL (tekstil, garmen, sepatu, dan kulit), PPKM nyaris tidak berlaku
bagi ratusan ribu atau bahkan jutaan pekerjanya. Di banyak sentra industri sektor ini [misal,
Cakung, Tangerang, Subang, Sukabumi, dan Solo], puluhan pabrik masih beroperasi 100
persen,” demikian tertulis dalam keterangan pers dari aliansi serikat-serikat buruh tekstil,
garmen, sepatu dan kulit pada Senin (19/7/2021).
Serikat buruh yang tergabung dalam aliansi ini antara lain, Federasi Serikat Buruh Militan
(Federasi SEBUMI), Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia (FSBPI), Federasi Kesatuan
Serikat Pekerja Nasional (FKSPN), Federas SERIKAT Pekerja Tekstil, Sandang, dan Kulit - Serikat
Pekerja Seluruh Indonesia (FSP TSK-SPSI), Serikat Pekerja Nasional (SPN), Konfederasi Serikat
Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).
Para pekerja di sektor garmen, tekstil, sepatu, dan kulit harus bekerja penuh waktu bahkan
lembur. Mereka bekerja di dalam ruang tertutup sehingga sirkulasi udara buruk dan
memudahkan virus menyebar ke seluruh pabrik. Pabrik pun tidak menyediakan alat pelindung
diri dan fasilitas kesehatan memadai seperti klinik, tes awal, atau vitamin.
2

