Page 275 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 275

"Bisa  berupa  teguran  tertulis,  pembatasan  kegiatan  usaha,  penghentian  sementara  kegiatan
              usaha, hingga pembekuan kegiatan usaha. Ini sanksi-sanksi yang sudah diatur," ujar dia dalam
              konferensi video, dikutip Bisniscom, Rabu (12/5/2021).

              Berdasarkan laporan posko THR Keagamaan 2021 Kementerian Ketenagakerjaan sejak 20 April
              hingga 12 Mei, tercatat 2.897 laporan yang terdiri dari 692 konsultasi THR dan 2.205 pengaduan
              THR. Dari data tersebut setelah kementerian melakukan verifikasi dan validasi dengan melihat
              aspek kelengkapan data, duplikasi aduan dan repetisi yang melakukan pengaduan, sehingga Ida
              mengatakan diperoleh data aduan sejumlah 977 aduan.

              Isu-isu yang terkait dengan pengaduan itu antara lain THR dibayar dicicil oleh perusahaan, THR
              dibayarkan  50  persen,  THR  tidak  dibayar  penuh  karena  ada  pemotongan  gaji,  THR  tidak
              dibayarkan satu bulan gaji, hingga THR tidak dibayar karena Covid-19. Atas berbagai pengaduan
              tersebut,  Ida  mengatakan  pemerintah  telah  mengambil  langkah-langkah,  antara  lain
              memverifikasi dan memvalidasi data dan informasi, berkoordinasi dengan Disnaker daerah dan
              instansi  terkait,  menurunkan  tim  pengawas  ketenagakerjaan,  dan  merumuskan  rekomendasi
              sanksi terhadap ketidakpatuhan.
              "Direncanakan pada minggu pertama setelah Hari Raya Idul Fitri kami akan melaksanakan rapat
              koordinasi dengan mengundang seluruh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi/Kabupaten/Kota
              dan Tim Posko THR untuk melakukan evaluasi," ujar Ida.

              Dia mengatakan evaluasi tersebut antara lain terkait perkembangan tindak lanjut penanganan
              pengaduan  soal  THR  oleh  daerah  dan  merumuskan  rencana  tindak  lanjut  dan  rekomendasi
              pengenaan sanksi.

              Sumber: Tempo via Bisnis.











































                                                           274
   270   271   272   273   274   275   276   277   278   279   280