Page 277 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 277

Judul              Buruh Laporkan 2.265 Pelanggaran THR yang Tak Digubris Pemerintah
                Nama Media         limapagi.com
                Newstrend          Posko THR 2021
                Halaman/URL        https://www.limapagi.com/focus/o81651k18r/buruh-laporkan-2-265-
                                   pelanggaran-thr-yang-tak-digubris-
                                   pemerintah?utm_source=rctiplus&utm_medium=rss_feed&utm_campaig
                                   n=rctiplus_feed
                Jurnalis           redaksi
                Tanggal            2021-05-13 01:18:00
                Ukuran             0

                Warna              Warna
                AD Value           Rp 7.500.000
                News Value         Rp 22.500.000
                Kategori           Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan            Korporasi
                Sentimen           Negatif


              Ringkasan

              Sebanyak  2.265  kasus  dilaporkan  buruh  atas  perbuatan  perusahaan  tidak  menuntaskan
              kewajiban membayar Tunjangan Hari Raya (THR), bahkan sebagian hanya mencicil. Hal tersebut
              tercatat dalam posko Posko Pengaduan THR yang diinisiasi oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH)
              Jakarta  bersama  Konfederasi  Persatuan  Buruh  Indonesia  (KPBI),  Yayasan  Lembaga  Bantuan
              Hukum Indonesia (YLBHI), serta Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK).



              BURUH LAPORKAN 2.265 PELANGGARAN THR YANG TAK DIGUBRIS PEMERINTAH

              Sebanyak 2.265 kasus dilaporkan buruh atas perbuatan perusahaan tidak menuntaskan
              kewajiban membayar Tunjangan Hari Raya (THR), bahkan sebagian hanya mencicil.

              Hal tersebut tercatat dalam posko Posko Pengaduan THR yang diinisiasi oleh Lembaga Bantuan
              Hukum  (LBH)  Jakarta  bersama  Konfederasi  Persatuan  Buruh  Indonesia  (KPBI),  Yayasan
              Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), serta Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK).

              Perwakilan  Federasi  Serikat  Buruh  Persatuan  Indonesia  (FSBPI)  Dian  Septi  menuturkan,
              sebanyak 1.338 buruh dari tiga perusahaan di sektor manufaktur dan jasa pariwisata di Jakarta
              dan Kabupaten Semarang mengadukan bahwa pembayaran THR mereka dicicil.

              Tidak  hanya  itu,  masih  ada  enam  buruh  dari  satu  perusahaan  di  bidang  manufaktur  tidak
              memperoleh sama sekali THR.

              Mirisnya lagi, ada 14 buruh sektor manufaktur di Ibu Kota tidak mendapat THR lantaran dipecat
              paksa oleh perusahaan.

              "Sedangkan,  907  buruh  manufaktur  dan  transportasi  di  Jakarta  tidak  mendapat  THR  sama
              sekali," ungkap Dian Dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube Lembaga Bantuan Hukum
              (LBH) Jakarta pada 12 Mei 2021, Dian membeberkan segala penyimpangan perusahaan yang



                                                           276
   272   273   274   275   276   277   278   279   280   281   282