Page 349 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 349
MENAKER HARAPKAN PENYELESAIAN ADUAN THR 2021 YANG LEBIH BAIK
Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengharapkan penyelesaian
pengaduan pembayaran tunjangan hari raya (THR) 2021 akan lebih baik dibandingkan tahun
lalu.
"Kalau dilihat dari kesigapan teman-teman Dinas Tenaga Kerja saya optimistis meskipun
kasusnya lebih besar, saya berharap penyelesaiannya akan jauh lebih baik dibandingkan 2020
seiring semakin membaiknya ekonomi kita," kata Menaker Ida dalam konferensi pers virtual,
dipantau dari Jakarta, Rabu.
Ida menjelaskan bahwa kondisi pembayaran THR 2021 berbeda dengan 2020 di mana pada
tahun lalu perusahaan terdampak COVID-19 diberikan dispensasi dapat melakukan pembayaran
THR secara bertahap atau dicicil sesuai dengan kesepakatan dengan pekerja.
Sementara pada 2021, Menaker Ida telah mengeluarkan edaran mewajibkan perusahaan
membayar THR secara penuh dengan paling lambat tujuh hari sebelum Idul Fitri. Untuk
perusahaan yang masih terdampak COVID-19 pada tahun ini diberikan dispensasi waktu
pembayaran paling lambat sehari sebelum Lebaran dan kesepakatan waktu harus berdasarkan
dialog dengan pekerja.
Dilihat dari jumlah pengaduan, Kemnaker pada 2021 sampai dengan 12 Mei 2021 telah menerima
977 pengaduan yang sudah terverifikasi dengan pada 2020 terdapat 683 pengaduan yang
diterima. Terkait tindak lanjut dari aduan tersebut, Ida mengatakan sanksi kepada perusahaan
yang tidak taat merupakan langkah terakhir setelah dilakukan pemeriksaan oleh pengawas
ketenagakerjaan. Dia menjelaskan bahwa proses penyelesaian pemeriksaan maksimal memakan
waktu sekitar 30 hari.
"Tapi jika sudah bisa diselesaikan pada waktu pemberian nota pemeriksaan yang pertama saya
kira tidak akan sampai 30 hari. Saya sangat apresiasi teman-teman kepal dinas yang membuat
reaksi cepat yang akan memproses secara cepat sehingga tidak membutuhkan waktu lama
sampai 30 hari," kata Ida.
348

