Page 350 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 350
Judul Pemerintah Putuskan Sanksi Pelanggar Aturan THR Usai Lebaran
Nama Media merdeka.com
Newstrend Posko THR 2021
Halaman/URL https://www.merdeka.com/uang/pemerintah-putuskan-sanksi-
pelanggar-aturan-thr-usai-lebaran.html
Jurnalis Merdeka
Tanggal 2021-05-12 17:32:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Evaluasi mengenai perkembangan lebih
lanjut penanganan pengaduan oleh daerah, dan merumuskan rencana tindak lanjut dan
rekomendasi pengenaan sanksi
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Atas berbagai aduan tersebut, pemerintah
melalui Kemnaker telah mengambil langkaH-1angkah memverifikasi dan memvalidasi data dan
informasi, berkoordinasi dengan Disnaker daerah dan instansi terkait, menurunkan tim pengawas
ketenagakerjaan, dan merumuskan rekomendasi sanksi terhadap ketidakpatuhan
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah , mengatakan pada pekan pertama setelah
Idulfitri akan ada rapat koordinasi untuk mengevaluasi 2.897 laporan yang masuk di Posko THR
Kemnaker. Rapat ini akan dihadiri oleh seluruh Kepala Dinas Ketenagakerjaan
Provinsi/Kabupaten/Kota dan tim posko THR. "Evaluasi mengenai perkembangan lebih lanjut
penanganan pengaduan oleh daerah, dan merumuskan rencana tindak lanjut dan rekomendasi
pengenaan sanksi," kata Menteri Ida dalam konferensi pers pada Rabu (12/5).
PEMERINTAH PUTUSKAN SANKSI PELANGGAR ATURAN THR USAI LEBARAN
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah , mengatakan pada pekan pertama setelah
Idulfitri akan ada rapat koordinasi untuk mengevaluasi 2.897 laporan yang masuk di Posko THR
Kemnaker. Rapat ini akan dihadiri oleh seluruh Kepala Dinas Ketenagakerjaan
Provinsi/Kabupaten/Kota dan tim posko THR.
"Evaluasi mengenai perkembangan lebih lanjut penanganan pengaduan oleh daerah, dan
merumuskan rencana tindak lanjut dan rekomendasi pengenaan sanksi," kata Menteri Ida dalam
konferensi pers pada Rabu (12/5).
349

