Page 353 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 353

Ringkasan

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, mengatakan proses penyelesaian pengaduan
              Tunjangan Hari Raya ( THR ) akan rampung dalam waktu paling lama 30 hari. Berdasarkan
              laporan di Posko THR Kemnaker, tercatat sejak 20 April hingga 12 Mei 2021, ada 977 pengaduan
              yang sudah diverifikasi dan divalidasi.



              MENAKER: MASALAH PENGADUAN THR HARUS SELESAI DALAM 30 HARI
              Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, mengatakan proses penyelesaian
              pengaduan  Tunjangan  Hari  Raya  (  THR  )  akan  rampung  dalam  waktu  paling  lama  30  hari.
              Berdasarkan laporan di Posko THR Kemnaker, tercatat sejak 20 April hingga 12 Mei 2021, ada
              977 pengaduan yang sudah diverifikasi dan divalidasi.
              "Proses penyelesaiannya, nanti akan dilakukan pemeriksaan oleh pengawas ketenagakerjaan.
              Kemudian setelah itu diberikan nota pemeriksaan sebanyak dua kali dengan jangka waktu paling
              lama 30 hari," jelas Ida dalam konferensi pers pada Kamis (12/5/2021).

              Setelah itu, baru bisa diberikan rekomendasi terkait dengan pengenaan sanksinya. Namun jika
              sudah bisa diselesaikan pada waktu pemberian nota pemeriksaan pertama, maka tidak perlu
              sampai 30 hari.

              "Saya sangat mengapresiasi teman-teman Kadis membuat reaksi cepat, yang akan memproses
              secara  cepat  sehingga  tidak  membutuhkan  waktu  lama  sampai  30  hari  waktu  maksimal,"
              ungkapnya.

              Saat  ini,  sebanyak  977  pengaduan  yang  ada  sudah  diteruskan  kepada  kepala  dinas
              ketenagakerjaan provinsi di kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Kemudian sudah dikirimkan
              sebanyak 352 pengaduan untuk menjadi perhatian dinas ketenagakerjaan di 21 provinsi.

              Setelah  itu,  prosesnya  akan  diteruskan  setelah  perayaan  Idulfitri  2021.  Ida  mengatakan,
              direncanakan  akan  ada  rapat  koordinasi  dengan  mengundang  seluruh  Kepala  Dinas
              Ketenagakerjaan Provinsi/Kabupaten/Kota dan tim Posko THR untuk melakukan evaluasi.

              "Evaluasi  mengenai  perkembangan  lebih  lanjut  penanganan  pengaduan  oleh  daerah,  dan
              merumuskan rencana tindak lanjut dan rekomendasi pengenaan sanksi," katanya.

              Kehadiran  Posko  THR  2021  disebut  sebagai  komitmen  pemerintah,  untuk  menjaga  situasi
              ketenagakerjaan  yang  kondusif  sebagai  bagian  untuk  mempercepat  pemulihan  ekonomi
              nasional.

              Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mengatakan, berdasarkan laporan posko THR keagamaan,
              sejak 20 April hingga 12 Mei tercatat 2.897 laporan. Laporan tersebut terdiri dari 692 konsultasi
              tentang THR dan 2.205 pengaduan THR.
              "Dari data tersebut setelah dilakukan verifiaksi dan validasi dengan melihat aspek kelengkapan
              data, juga melihat adanya duplikasi aduan makanya diperoleh data aduan sebanyak 977 aduan,"
              ujarnya, Jakarta, Rabu (12/5).

              Ida mengatakan, ada 5 topik besar aduan THR tahun ini. Pertama adalah THR bagi pekerja yang
              mengundurkan  diri.  Kedua,  THR  bagi  pekerja  yang  selesai  kontrak  kerja.  Ketiga,  THR  bagi
              pekerja yang dirumahkan.





                                                           352
   348   349   350   351   352   353   354   355   356   357   358