Page 475 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 475

Judul               Ratusan Perusahaan Belum Beri THR ke Buruh, Mayoritas Berstatus
                                    Outsourcing
                Nama Media          tribunnews.com
                Newstrend           Posko THR 2021
                Halaman/URL         https://www.tribunnews.com/bisnis/2021/05/12/ratusan-perusahaan-
                                    belum-beri-thr-ke-buruh-mayoritas-berstatus-outsourcing
                Jurnalis            Choirul Arifin
                Tanggal             2021-05-12 06:44:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif


              Ringkasan

              Menjelang  Idul  Fitri  1442  Hijriah,  masih  ada  ratusan  perusahaan  yang  belum  membayarkan
              tunjangan hari raya(THR) kepada karyawannya. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia
              (KSPI)  Said Iqbal  mengatakan berdasarkan posko pengaduan  THR  yang dibentuk oleh  KSPI
              ,  tercatat  bahwa  ada  ratusan  perusahaan  yang tidak  membayar    THR   sesuai  dengan  surat
              edaran Menaker tentang  THR  , yaitu  THR  harus dibayar paling lambat H-7, dibayar penuh,
              tidak dicicil, dan bilamana ada permasalahan maka harus dibayar H-1.



              RATUSAN PERUSAHAAN BELUM BERI THR KE BURUH, MAYORITAS BERSTATUS
              OUTSOURCING

              ,  JAKARTA  -  Menjelang  Idul  Fitri  1442  Hijriah,  masih  ada  ratusan  perusahaan  yang  belum
              membayarkan tunjangan hari raya(THR) kepada karyawannya.

              Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)  Said Iqbal  mengatakan berdasarkan
              posko pengaduan  THR  yang dibentuk oleh  KSPI  , tercatat bahwa ada ratusan perusahaan
              yang tidak membayar  THR  sesuai dengan surat edaran Menaker tentang  THR  , yaitu  THR
              harus dibayar paling lambat H-7, dibayar penuh, tidak dicicil, dan bilamana ada permasalahan
              maka harus dibayar H-1.

              Perusahaan-perusahaan tersebut tersebar di Jakarta, Tangerang, Karawang, Cirebon, Batam,
              Banjarmasin, Medan, Deli Serdang, Boyolali, Brebes, Pekalongan, Makasar, hingga Sumbawa.

              Perusahaan  tersebut  bergerak  di  sektor  industri  outsourcing  listrik,  tekstil,  garmen,  sepatu,
              makanan dan minuman, serta industri padat karya lainnya.

              Padahal perusahaan tersebut mampu dan masih beroperasi. Tetapi sejauh ini tidak ada tindakan
              terhadap perusahaan yang tidak membayar THR sesuai dengan ketentuan tersebut.
              "Kasus-kasus pembayaran  THR  yang tidak sesuai dengan surat edaran Menaker bisa dijumpai
              di  PT Pan  Brothers  di  Boyolali,  PT  Agung Pelita  Industrindo  di  Brebes, perusahaan  tekstil di
              pekalongan,  dan  seluruh  mayoritas  outsourcing  PLN  di  seluruh  Indonesia  serta  perusahaan-

                                                           474
   470   471   472   473   474   475   476   477   478   479   480