Page 534 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 534

KASUS COVID BERANGSUR TURUN, PENEMPATAN PMI KE TAIWAN DAPAT DIBUKA
              KEMBALI
              Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan berencana akan segera membuka Kembali penempatan
              Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke luar negeri, khususnya ke Taiwan. Pembukaan penempatan
              akan memperhatikan angka kasus COVID-19 di Indonesia maupun di negara penempatan.

              Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima surat dari
              Ministry of Labour (MoL) Taiwan tentang rencana pembukaan penempatan PMI ke Taiwan. Salah
              satu  syarat  penempatan  Kembali  ke  Taiwan  adalah  angka  pertambahan  kasus  COVID-19  di
              Indonesia di bawah angka 5.000 orang/hari selama seminggu berturut-turut.

              "Pemerintah sangat serius dan terus bekerja keras menurunkan angka penularan COVID-19.
              Alhamdulillah pada 9 Mei kemaren, jumlahnya terus menurun menjadi 3.922 kasus baru COVID-
              19. Jika angka ini dapat terus kita tekan, maka penempatan PMI ke Taiwan dapat segera dibuka
              Kembali," kata Menaker Ida melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker hari Selasa (11/5/2021).
              Menaker  Ida  menjelaskan,  ketentuan  pembukaan  penempatan  PMI  ke  Taiwan  tersebut
              berdasarkan pada pertemuan MoL Taiwan dengan CECC (Central Epidemic Command Center).

              Selain angka penambahan kasus, untuk dapat menempatkan kembali PMI ke Taiwan, Pemerintah
              Indonesia  juga  telah  melakukan  langkah-langkah  pembaharuan  SOP  Penempatan  PMI  pada
              Masa Adaptasi Kebiasaan Baru ke Taiwan. SOP ini memuat di antaranya penerapan protocol
              Kesehatan secara ketat sebelum calon PMI (CPMI) berangkat ke luar negeri.

              "Apabila  kondisi  yang  dipersyaratkan  Taiwan  telah  terpenuhi,  maka  Kemnaker  akan  segera
              menginformasikan kepada Otoritas Taiwan sebagai dasar untuk membuka kembali penempatan
              PMI ke Taiwan," terang Ida Fauziyah.

              Untuk mempersiapkan rencana pembukaan penempatan ini, Menaker Ida telah meminta pihak-
              pihak  terkait,  seperti  jajaran  Kemnaker,  P3MI,  dan  asosiasi  P3MI  untuk  mempersiapkan  diri
              sesuai dengan SOP. Ia pun menegaskan akan menindak tegas siapapun yang tidak menjalankan
              SOP dengan baik.

              "Saya akan menindak tegas P3MI apabila tidak menjalankan penempatan sebagaimana diatur
              dalam  SOP  tersebut,  termasuk  BLKLN  yang  tidak  disiplin  dan  tidak  mentaati  SOP  pada  saat
              melatih para pencari kerja yang akan bekerja ke luar negeri," tegasnya.



























                                                           533
   529   530   531   532   533   534   535   536   537   538   539