Page 538 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 538
Ringkasan
Dalam rangka memperkuat komunitas pembangunan keluarga di program Desmigratif (Desa
migran Produktif), Ditjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja
(Binapenta dan PKK) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama dengan
Lembaga Kemaslahatan Keluarga Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LKKNU).
PERKUAT PROGRAM DESMIGRATIF, KEMNAKER KERJA SAMA LKKNU
Jakarta: Dalam rangka memperkuat komunitas pembangunan keluarga di program Desmigratif
(Desa migran Produktif), Ditjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan
Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin
kerja sama dengan Lembaga Kemaslahatan Keluarga Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LKKNU).
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepahaman bersama oleh Dirjen
Binapenta dan PKK, Suhartono, dengan Sekjen PB LKKNU, Alissa Wahid di Ruang Tridharma,
Kemnaker, Jakarta, Senin (10/5/2021).
Dalam sambutannya, Menteri ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengatakan, salah satu aspek
program Desmigratif yang ingin diperkuat adalah fasilitasi pembentukan komunitas
pembangunan keluarga (community parenting).
Upaya penguatan ini dilakukan secara terpadu dan terintegrasi dengan melibatkan
kementerian/Lembaga, maupun pemangku kepentingan lainnya. Desmigratif sejatinya
merupakan upaya pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) beserta keluarganya sejak dari
desa.
"Hal ini didasari oleh kesadaran kami bahwa isu PMI dan keluarganya merupakan isu yang lintas
sektor (cross cutting), sehingga Kemnaker sangat terbuka dengan berbagai upaya kolaborasi
dan kerja bersama," kata Ida Fauziyah dalam keterangannya yang diterima RRI, Selasa
(11/5/2021).
Ida mengakui pemerintah membutuhkan dukungan berbagai pihak dalam menjalankan empat
pilar Desmigratif. Salah satu pilar yang membtuuhkan dukungan berbagai pihak yakni
pembentukan komunitas pembangunan keluarga (community parenting).
Untuk itu, Kemnaker menggandeng LKKNU untuk bekerja sama dalam memperkuat komunitas
pembangunan keluarga di Desmigratif.
"Saya percaya Mba Alisa sudah teruji dan sudah, sedang, serta akan menyiapkan konsep
keluarga sakinah yang dilakukan bersama Kementerian Agama. Dengan Kemenag saja bisa kerja
sama kenapa dengan Kemnaker tidak bekerja sama?" ujar Ida Fauziyah "Kerja kolaboratif ini
diinisiasi oleh Kemnaker dengan LKKNU, tapi ini bukan untuk NU saja, melainkan untuk bangsa
dan kepentingan masyarakat yang lebih luas," kata Ida Fauziyah.
Ida mengakui meski dirinya sebagai bagian dari LKKNU, tetapi profesionalitas dan prinsip-prinsip
pengelolaan keuangan negara dalam kerja sama ini harus tetap dijaga. "Kepada teman-teman
LKKNU saya berharap juga sama-sama saling menjaga bagaimana pengelolaan kegiatan ini
dilakukan secara profesional, " katanya.
Melalui kerja sama ini, Menaker Ida Fauziyah berharap niat baik, perhatian, dan kepedulian
semua pihak terhadap perkembangan anak-anak PMI dapat menjadi lebih nyata. "Terutama
melalui penyusunan konsep dan model pembangunan community parenting di Desmigratif,"
katanya.
537

