Page 542 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 542
Atas dasar itu, Iqbal mengaku heran, yang selalu membantah dan membela keberadaan para
TKA China tersebut justru para pejabat Republik Indonesia, bukan perusahaan pengguna TKA
tersebut.
Selain itu, masih kata Iqbal, tidak pernah dijelaskan pula di perusahaan mana saja (nama PT-
nya) para TKA tersebut bekerja.
Untuk itu, KSPI dan buruh Indonesia menuntut stop mendatangkan TKA China dan negara
lainnya ke Indonesia, terutama di masa pandemi dengan alasan apapun.
"Janganlah hukum tajam ke buruh Indonesia tetapi tumpul ke TKA China. Batalkan omnibus law
UU Cipta Kerja klaster ketenagakerjaan. Khususnya pasal tentang TKA dikembalikan bunyinya
menjadi, 'setiap TKA yang datang ke Indonesia wajib mendapatkan izin tertulis dari Menteri
Tenaga Kerja'," tegasnya.
Di samping itu, Said Iqbal juga menyebutkan bahwa berdasarkan posko pengaduan THR yang
dibentuk oleh KSPI, tercatat bahwa ada ratusan perusahaan yang tidak membayar THR sesuai
dengan surat edaran Menaker tentang THR, yaitu THR harus dibayar paling lambat H-7, dibayar
penuh, tidak dicicil, dan bilamana ada permasalahan maka harus dibayar H-1.
Perusahaan-perusahaan tersebut tersebar di Jakarta, Tangerang, Karawang, Cirebon, Batam,
Banjarmasin, Medan, Deli Serdang, Boyolali, Brebes, Pekalongan, Makasar, hingga Sumbawa.
Perusahaan tersebut bergerak di sektor industri outsourcing PLN, tekstil, garmen, sepatu,
makanan dan minuman, serta industri padat karya lainnya.
Padahal perusahaan tersebut mampu dan masih beroperasi. Tetapi sejauh ini tidak ada tindakan
terhadap perusahaan yang tidak membayar THR sesuai dengan ketentuan tersebut.
"Kasus-kasus pembayaran THR yang tidak sesuai dengan suarat edaran Menaker bisa dijumpai
di PT Pan Brothers di Boyolali, PT Agung Pelita Industrindo di Brebes, perusahaan tekstil di
pekalongan, dan seluruh mayoritas outsourcing PLN di seluruh Indonesia serta perusahaan-
perusahaan lain. Hal ini menjelaskan ketidakmampuan Menaker menegakkan aturan tentang
THR," tegasnya.
"Sudahlah mudik dilarang, TKA dibiarkan masuk melenggang kangkung ke Indonesia di tengah
pandemi dan lip services atau hanya pemanis bibir tentang pembayaran THR. KSPI mendesak
pemerintah bersikap adil, menegakkan aturan, dan menunjukkan keberpihakannya terhadap
kepentingan nasional para buruh lokal, bukan TKA," demikian Said Iqbal.
541

