Page 565 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 565
Judul Pemerintah segera buka penempatan pekerja migran Indonesia ke
Taiwan
Nama Media kontan.co.id
Newstrend Penempatan PMI Taiwan
Halaman/URL https://nasional.kontan.co.id/news/pemerintah-segera-buka-
penempatan-pekerja-migran-indonesia-ke-taiwan
Jurnalis Lidya Yuniartha
Tanggal 2021-05-11 11:45:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Alhamdulillah pada 9 Mei kemarin, jumlahnya
terus menurun menjadi 3.922 kasus baru Covid-19. Jika angka ini dapat terus kita tekan, maka
penempatan PMI ke Taiwan dapat segera dibuka Kembali
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Apabila kondisi yang dipersyaratkan Taiwan
telah terpenuhi, maka Kemenaker akan segera menginformasikan kepada Otoritas Taiwan
sebagai dasar untuk membuka kembali penempatan PMI ke Taiwan
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Saya akan menindak tegas P3MI apabila tidak
menjalankan penempatan sebagaimana diatur dalam SOP tersebut, termasuk BLKLN yang tidak
disiplin dan tidak mentaati SOP pada saat melatih para pencari kerja yang akan bekerja ke luar
negeri
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) merencanakan segera membuka kembali
penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Taiwan. Hal ini dilakukan melihat angka kasus
Covid-19 di Indonesia serta di negara penempatan terus menurun. Menteri Ketenagakerjaan Ida
Fauziyah mengatakan, pihaknya telah menerima surat dari Ministry of Labour (MoL) Taiwan
tentang rencana pembukaan penempatan PMI ke Taiwan. Pembukaan penempatan PMI ke
Taiwan tersebut berdasarkan pertemuan MoL Taiwan dengan (CECC).
PEMERINTAH SEGERA BUKA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA KE
TAIWAN
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) merencanakan segera membuka kembali
penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Taiwan. Hal ini dilakukan melihat angka kasus
Covid-19 di Indonesia serta di negara penempatan terus menurun.
564

