Page 599 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 599

Judul               KSPI Temukan Ratusan Perusahaan Tidak Bayar THR Sesuai Aturan
                                    Menaker
                Nama Media          merdeka.com
                Newstrend           Posko THR 2021
                Halaman/URL         https://www.merdeka.com/peristiwa/kspi-temukan-ratusan-
                                    perusahaan-tidak-bayar-thr-sesuai-aturan-menaker.html
                Jurnalis            Intan Umbari Prihatin
                Tanggal             2021-05-11 10:10:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif

              Ringkasan

              Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengungkap masih banyak
              ratusan perusahaan yang hingga saat ini tidak mengindahkan surat edaran dari Menteri Tenaga
              Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  soal  Tunjangan  Hari  Raya  (THR)  kepada  buruh.  Hal  tersebut
              berdasarkan posko pengaduan THR yang dibentuk KSPI.



              KSPI TEMUKAN RATUSAN PERUSAHAAN TIDAK BAYAR THR SESUAI ATURAN
              MENAKER

              Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengungkap masih banyak
              ratusan perusahaan yang hingga saat ini tidak mengindahkan surat edaran dari Menteri Tenaga
              Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  soal  Tunjangan  Hari  Raya  (THR)  kepada  buruh.  Hal  tersebut
              berdasarkan  posko  pengaduan  THR  yang  dibentuk  KSPI.  "Tercatat  bahwa  ada  ratusan
              perusahaan yang tidak membayar THR sesuai dengan surat edaran Menaker tentang THR, yaitu
              THR  harus  dibayar  paling  lambat  H-7,  dibayar  penuh,  tidak  dicicil,  dan  bilamana  ada
              permasalahan maka harus dibayar H-1," katanya dalam pesan singkat, Selasa (11/5).

              Dia  pun  membeberkan  perusahaan-perusahaan  tersebut  tersebar  di  Jakarta,  Tangerang,
              Karawang, Cirebon, Batam, Banjarmasin, Medan, Deli Serdang, Boyolali, Brebes, Pekalongan,
              Makassar, hingga Sumbawa. Tidak hanya itu kata Said Perusahaan tersebut bergerak di sektor
              industri outsourcing PLN, tekstil, garmen, sepatu, makanan dan minuman, serta industri padat
              karya lainnya.

              "Padahal perusahaan tersebut mampu dan masih beroperasi. Tetapi sejauh ini tidak ada tindakan
              terhadap perusahaan yang tidak membayar THR sesuai dengan ketentuan tersebut," bebernya.
              Said membeberkan ada beberapa lampiran surat edaran yang terdapat di di PT Pan Brothers di
              Boyolali, PT Agung Pelita Industrindo di Brebes, perusahaan tekstil di pekalongan, dan seluruh
              mayoritas outsourcing PLN serta di seluruh Indonesia serta perusahaan-perusahaan lain.

              "Hal  ini  menjelaskan  ketidakmampuan  Menaker  menegakkan  aturan  tentang  THR.  KSPI
              mendesak pemerintah bersikap adil, menegakkan aturan, dan menunjukkan keberpihakannya
              terhadap kepentingan nasional para buruh lokal, bukan TKA," tegasnya. [bal].

                                                           598
   594   595   596   597   598   599   600   601   602   603   604