Page 191 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 191

TAK BAYAR THR PEKERJA, PERUSAHAAN BAKAL DISANKSI ADMINISTRATIF

              Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumpulkan Kadisnaker seluruh provinsi yang
              terdapat di Indonesia. Hal ini sebagai upaya menangani serta mengawasi permasalahan
              pemberian Tunjangan Hari Raya atau THR keagamaan 2021.

              Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan Kesehatan Kerja
              (Binwasnaker  &  K3)  Kemnaker  Haiyani  Rumondang  menjelaskan,  tugas  yang  diemban  oleh
              Pengawas  Ketenagakerjaan  dan  Mediator  Hubungan  Industri  (HI),  merupakan  kunci  utama
              dalam pembinaan dan pengawasan untuk memastikan pembayaran THR kepada pekerja/buruh.

              "Dengan  demikian  pengawas  dan  Mediator  dapat  ikut  andil  berperan  aktif  dalam  meningkat
              pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Haiyani Rumondang dalam diskusi virtual, yang dikutip
              Minggu, 9 Mei 2021.

              Haiyani  memastikan  dalam  pembayaran  THR  Keagamaan  harus  sesuai  dengan  peraturan
              perundang-undangan  yang  berlaku.  Dengan  tegas  dia  memastikan,  jika  terdapat  pengusaha
              yang  tidak  membayar  THR  Keagamaan,  sesuai  ketentuan  Peraturan  Pemerintah  Republik
              Indonesia Nomor 36 Tahun 2021 Tentang Pengupahan Pasal 9 ayat (1) dan (2), maka pelaku
              usaha itu akan dikenai sanksi administratif berupa teguran tertulis; pembatasan kegiatan usaha;
              penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi; dan pembekuan kegiatan usaha.
              "Pengenaan  sanksi  administratif  tidak  menghilangkan  kewajiban  pengusaha  atas  denda
              keterlambatan  membayar  THR  Keagamaan  sebagaimana  diatur  dalam  peraturan  perundang-
              undangan," ujarnya.

              Adanya kebijakan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas), THR swasta dan PNS, diprediksi oleh
              Haiyani  dapat  menjadi  salah  satu  penopang  pertumbuhan  ekonomi  di  kuartal  II  2021
              mendatang.

              "Pertumbuhan ekonomi sudah mulai membaik dan semoga pembayaran THR melalui konsumsi
              rumah tangga dan daya beli masyarakat dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di kuartal
              II thn 2021 sesuai target pemerintah, " ucap dia.

              Lebih lanjut Haiyani menilai, dengan lancarnya pemberian THR kepada pekerja atau buruh di
              suatu perusahaan, menjadi pendongkrak bagi laju perekonomian Tanah Air.

              "Artinya  semakin  banyak  THR  yang  diterima,  semakin  banyak  juga  konsumsi  yang  akan
              dibelanjakan," tuturnya.


























                                                           190
   186   187   188   189   190   191   192   193   194   195   196