Page 195 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 195

ATASI MASALAH THR, KEMNAKER KUMPULKAN KADISNAKER SE-INDONESIA

              Dalam  upaya  mengatasi  permasalahan  pembayaran  Tunjangan  Hari  Raya  (THR)  2021,
              Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemnaker)  mengumpulkan  Kadisnaker  provinsi  seluruh
              Indonesia dalam kegiatan "Webinar Sinergitas dan Kolaborasi Pengawas Ketenagakerjaan dan
              Mediator  Hubungan  Industrial  dalam  Penanganan  Permasalahan  THR  2021",  melalui  zoom
              meeting, pada Jumat (7/5/2021).

              Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenegakaerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan
              Kerja  (Binawasnaker  &  K3)  Kemnaker,  Haiyani  Rumondang  menegaskan  Pengawas
              ketenagakerjaan dan Mediator HI memiliki tugas penting dalam pembinaan dan pengawasan
              untuk memastikan pembayaran THR kepada pekerja/buruh.

              Menurut  Haiyani,  tugas  Mediator  mendorong  agar  dialog  secara  kekeluargaan  dengan
              perusahaan dapat mencapai kata sepakat pada waktu yang ditetapkan dan jumlah THR yang
              dibayarkan. Sedangkan Pengawas memberikan peringatan dan memastikan penegakan hukum
              berupa sanksi administrasi apabila THR tidak dibayarkan.

              "Dengan  demikian  pengawas  dan  Mediator  dapat  ikut  andil  berperan  aktif  dalam  meningkat
              pertumbuhan ekonomi Indonesia, " kata Haiyani Rumondang dalam sambutannya.

              Haiyani  menjelaskan  dalam  hal  THR  Keagamaan  tidak  dibayar  sesuai  kesepakatan  dan/atau
              kesepakatan  pembayaran  THR  di  bawah  ketentuan  peraturan  perundang-undangan,  maka
              Pengawas  Ketenagakerjaan  akan  melakukan  penegakan  hukum  berupa  pengenaan  sanksi
              pelaksanaan pembayaran THR, sesuai ketentuan peraturan perundangan.

              Sanksi administratif tersebut sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
              Nomor 36 Tahun 2021 Tentang Pengupahan Pasal 9 ayat (1) dan (2).

              Sedangkan bagi Pengusaha yang tidak membayar THR Keagamaan, dikenai sanksi administratif
              berupa  teguran  tertulis;  pembatasan  kegiatan  usaha;  penghentian  sementara  sebagian  atau
              seluruh alat produksi; dan pembekuan kegiatan usaha "Pengenaan sanksi administratif tidak
              menghilangkan  kewajiban  Pengusaha  atas  denda  keterlambatan  membayar  THR  Keagamaan
              sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan," lanjut Haiyani.

              Secara  umum,  kebijakan  harbolnas  (Hari  Belanja  Online  Nasional),  THR  swasta  dan  PNS,
              diperkirakan akan mampu menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2021
              mendatang.

              Ditambahkan Haiyani, pemberian THR ini akan akan mendorong konsumsi ditingkat masyarakat.
              Sekalipun pemerintah melakukan larangan mudik pada Lebaran tahun ini, namun pekerja/buruh
              bisa mengirim kepada orang tua atau saudara, "Pertumbuhan ekonomi sudah mulai membaik
              dan semoga pembayaran THR melalui konsumsi rumah tangga dan daya beli masyarakat dapat
              mempercepat pertumbuhan ekonomi di kuartal II thn 2021 sesuai target pemerintah, " ujarnya.
              Haiyani menilai momentum lebaran mendorong masyarakat untuk melakukan konsumsi yang
              lebih  besar.  Terlebih  konsumsi  masyarakat  masih  menjadi  penyumbang  terbesar  bagi  laju
              perekonomian.  "Artinya semakin  banyak THR  yang  diterima,  semakin  banyak  juga konsumsi
              yang akan dibelanjakan, " katanya.









                                                           194
   190   191   192   193   194   195   196   197   198   199   200