Page 252 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 252

untuk memastikan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja/buruh berjalan lancar
              dan sesuai ketentuan.
              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meminta para gubernur, wali kota, dan bupati
              untuk turun tangan langsung dalam menyelesaikan setiap pengaduan THR yang masuk ke Posko
              THR yang telah dibentuk, serta tak segan memberikan sanksi sesuai kewenangannya bila terjadi
              pelanggaran aturan THR.

              "Sebelumnya kita konsentrasi pada layanan informasi dan konsultasi terkait THR, maka sekarang
              kita  perkuat  aspek  pengawasan  dan  penegakan  hukum  terhadap  pelanggaran  aturan  THR,"
              katanya dikutip dari laman Setkab RI, Sabtu (8/5/2021).

              Posko THR Keagamaan 2021 Kemnaker mencatat, terdapat 1.569 laporan yang masuk selama
              kurun waktu 20 April hingga 6 Mei 2021. Jumlah tersebut terdiri dari 670 konsultasi THR dan
              899 pengaduan THR.

              Berbagai kategori sektor usaha yang masuk dalam laporan posko THR 2021 di antaranya ritel,
              jasa  keuangan  dan perbankan,  konstruksi,  manufaktur,  migas,  alat  kesehatan,  serta  industri
              makanan dan minuman.

              Beberapa  permasalahan  yang  diadukan  antara  lain  THR  tidak  dibayar  sama  sekali,  dibayar
              sebagian, dibayar bertahap dengan kesepakatan atau tanpa kesepakatan, dibayar bukan dalam
              bentuk uang, serta perusahaan tidak mampu karena terdampak pandemi Covid-19.

              Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan, Kemnaker mengerahkan Pengawas
              Ketenagakerjaan  yang  berada  di  tingkat  pusat  dan  daerah  untuk  mengawasi  pelaksanaan
              pembayaran THR tersebut.

              "Kita  langsung  menindaklanjuti  pengaduan  dalam  Posko  THR  secara  periodik,  kemudian
              langsung berkoordinasi dengan dinas-dinas ketenagakerjaan untuk memerintahkan pengawas
              ketenagakerjaan melakukan pemeriksaan pelaksanaan THR, "Ditjen Binwasnaker dan K3 telah
              melakukan  koordinasi  dengan  seluruh  Kepala  Dinas  Ketenagakerjaan,  pengawas
              ketenagakerjaan, dan mediator di seluruh Indonesia melalui virtual untuk mengkoordinasikan
              langkah-langkah penegakan hukum pelaksanaan THR," ujar Anwar.

              Anwar juga menyampaikan bahwa bagi perusahaan yang terdampak Covid-19 dan tidak mampu
              memenuhi pembayaran THR, didorong untuk melakukan dialog untuk pelaksanaan pembayaran
              THR keagamaan dengan tetap mengacu pada peraturan perundangan.

              Lebih lanjut, Anwar mengingatkan kepada pengawas ketenagakerjaan di setiap  provinsi, jika
              terdapat perusahaan yang tidak mampu membayarkan THR tujuh hari sebelum hari raya, maka
              harus  ada  kesepakatan  tertulis  bipartit  antara  pengusaha  dan  pekerja  untuk  jangka  waktu
              pembayarannya.

              Kesepakatan tersebut dibuat secara tertulis dan harus didukung dengan bukti laporan keuangan
              dua  tahun  terakhir  dan  memuat  waktu  pembayaran  THR  keagamaan  dengan  syarat  paling
              lambat dibayar sehari (H-1) sebelum Hari Raya.

              "Dalam hal THR keagamaan tidak dibayar sesuai kesepakatan dan/atau kesepakatan pembayar
              THR di bawah ketentuan perundang-undangan, maka pengawas akan melakukan pengawasan
              pelaksanaan pembayaran THR, berupa nota pemeriksaan sampai dengan rekomendasi kepada
              pejabat berwenang pada kementerian/lembaga atau daerah setempat untuk pengenaan sanksi
              administratifnya," ujarnya.





                                                           251
   247   248   249   250   251   252   253   254   255   256   257