Page 267 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 267
Ada juga yang hanya menerima bingkisan barang atau bahkan tidak memperolehnya sama
sekali.
Pekerja sektor garmen di sejumlah perusahaan juga terdampak dengan kesepakatan
pembayaran THR secara dicicil. Sementara masalah lebih besar dialami buruh kontrak, pekerja
outsourcing, pekerja magang, dan buruh lepas. Pekerja sektor industri kreatif yang menerima
paket pekerjaan dari perusahaan dan mengerjakannya di rumah, juga tidak dianggap pekerja
sehingga tidak menerima THR.
Dian mengingatkan, bahwa PP 78/2015 dan Permenaker 2016 tentang THR tidak membuka
kesempatan pembayarannya secara dicicil. Karena itu dia mengaku heran, bahwa SE Menaker
2021 justru diterapkan dan seolah kedudukannya lebih tinggi dari aturan hukum diatasnya.
"Ada yang dicicil delapan kali, selesai sampai pasca Lebaran. Artinya perusahaan berhutang sama
teman-teman buruh, dan itu tanpa melalui laporan keuangan ke Dinas Ketenagakerjaan,"
tambah Dian.
Dia juga mengingatkan bahwa pemerintah harus berpihak pada buruh dibanding pengusaha
karena posisi tawar keduanya tidak setara. Buruh yang lemah harus dilindungi, katanya, agar
memiliki kemampuan untuk memperjuangkan hak-hak mereka.
[ns/ab/VOA].
266

