Page 325 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 325

"Sudah 4 pengaduan di Lombok Timur kaitan dengan THR yang mempertanyakan selama ini
              pekerja yang bekerja di perusahaan itu belum pernah terima THR," kata Kepala Dinas Tenaga
              Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, Jumat (7/5).

              Saat  ini  laporan  dari  4  pekerja  di  Lotim  tersebut  sedang  ditindaklanjuti,  apa  yang  menjadi
              penyebab dari perusahaan belum pernah memberikan THR kepada pekerjanya.

              Padahal THR wajib dibayarkan oleh perusahaan kepada pekerja. Perusahaan juga diharuskan
              melakukan  dialog  dengan  pekerja  dengan  berdasarkan  laporan  keuangan  untuk  mencapai
              kesepakatan pembayaran THR tersebut.

              “Ya selama ini mereka bekerja tidak pernah dapat THR dari perusahaan tempatnya bekerja, itu
              sedang kita atasi. Apa kendalanya tidak memberikan,” tuturnya.

              Dikatakan, pihaknya sudah memberikan SE Menaker kepada perusahaan- perusahaan yang ada.
              Prinsipnya perusahaan mengendepankan pembayaran THR. Meski jika melihat kondisi sekarang
              banyak  perusahaan  yang  sepenuhnya  belum  beroperasional  normal.  Bahkan  masih  ada
              merumahkan karyawan ataupun mengurangi jam kerjanya.

              "Sejauh ini kalau yang kita tangani adalah pengaduan. Kalau tidak ada keluhan, artinya baik-
              baik  saja  dan  tidak  ada  laporan.  Artinya  ada sepakat diantara pengusaha  dengan  pekerja,'*
              imbuhnya.

              Terpisah,  Ketua  Asosiasi  Pengusaha  Indonesia  (Apindo)  NTB  Ni  Ketut  Wolini  mengatakan,
              perusahaan yang tergabung di Apindo memang sudah diwajibkan untuk membayar THR pekerja.
              Jika memang kondisi pengusaha membaik, karena itu merupakan kewajiban dari perusahaan.
              Tetapi apabila tidak mampu ada kesepatan pekerja dengan pengusaha untuk pembayaran THR
              tersebut.

              "THR sudah jelas aturan pemerintah H-7 itu paling lambat dibayar bagi pengusaha yang mampu.
              Tetapi jika belum mampu mungkin ada solusi antara pekerja dan pengusaha untuk dibicarakan
              dengan baik," katanya. (dev)

              caption:

              ILUSTRASI  PEKERJA:  Sala  seorang  karyawan  di salah  satu  perusahaan, tetap  beraktivitas  di
              tengah pandemi Covid-19.




























                                                           324
   320   321   322   323   324   325   326   327   328   329   330