Page 368 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 368

PELANGGAR ATURAN PEMBAYARAN THR AKAN DAPAT SANKSI TEGAS

              Tunjangan Pegawai. Kemnaker Memperkuat Aspek Pengawasan

              Para gubernur, wali kota, dan bupati diminta untuk turun tangan langsung dalam menyelesaikan
              setiap pengaduan THR.

              JAKARTA  -  Pelanggar  aturan  Tunjangan  Hari  Raya  (THR)  Keagamaan  2021  akan  mendapat
              sanksi tegas. Memasuki rentang waktu H-7 Lebaran, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker)
              memperkuat aspek pengawasan dan penegakan hukum.
              "Ini untuk memastikan pembayaran THR bagi pekerja atau buruh berjalan lancar dan sesuai
              ketentuan," ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, di Jakarta, Jumat (7/5).

              Menaker meminta para gubernur, wali kota, dan bupati untuk turun tangan langsung dalam
              menyelesaikan setiap pengaduan THR yang masuk ke Posko THR yang telah dibentuk. Kepala
              daerah jangan segan memberikan sanksi sesuai kewenangannya bila terjadi pelanggaran aturan
              THR.

              "Sebelumnya kita konsentrasi pada layanan informasi dan konsultasi terkait THR, maka sekarang
              kita  perkuat  aspek  pengawasan  dan  penegakan  hukum  terhadap  pelanggaran  aturan  THR,"
              jelasnya.

              Data Terkini

              Lebih jauh Ida menyebut Posko THR Keagamaan 2021 Kemnaker mencatat, ada 1.569 laporan
              yang masuk di Posko THR selama kurun waktu 20 April hingga 6 Mei 2021. Jumlah tersebut
              terdiri dari 670 konsultasi THR dan 899 pengaduan THR.

              Berbagai kategori sektor usaha yang masuk dalam laporan posko THR 2021 yaitu ritel, jasa
              keuangan dan perbankan, konstruksi, manufaktur, migas, alat kesehatan, industri makanan dan
              minuman,  dan  lain-lain.  Adapun  permasalahan  yang  dilaporkan  terkait  dengan  proses
              pembayaran.

              "Antara  lain  THR  tidak  dibayar  sama  sekali,  dibayar  sebagian,  dibayar  bertahap  dengan
              kesepakatan atau tanpa kesepakatan, dibayar bukan dalam bentuk uang, dan perusahaan tidak
              mampu karena terdampak pandemi Covid-19," tandasnya.
              Sementara  itu,  Sekretaris  Jenderal  Kemnaker,  Anwar  Sanusi,  mengatakan  pihaknya
              mengerahkan  pengawas  ketenagakerjaan  yang  berada  di  tingkat  pusat  dan  daerah  untuk
              mengawasi pelaksanaan pembayaran THR.

              Kemnaker, tambah Anwar, juga langsung menidaklanjuti pengaduan dalam Posko THR secara
              periodik  melalui  koordinasi  dengan  dinas-dinas  ketenagakerjaan  untuk  memerintahkan
              pengawas ketenagakerjaan melakukan pemeriksaan pelaksanaan THR.

              "Kami  telah  berkoordinasi  dengan  seluruh  kepala  dinas  ketenagakerjaan,  pengawas
              ketenagakerjaan dan mediator di seluruh Indonesia melalui virtual untuk mengkoordinasi-kan
              langkah-langkah penegakan hukum pelaksanaan THR" ucap Anwar.

              Anwar  mengingatkan  terdapat  denda  bagi  pengusaha  yang  terlambat  membayar  THR
              keagamaan sebesar 5 persen dari total THR yang harus dibayar sejak berakhirnya batas waktu
              kewajiban pengusaha untuk membayar. Pengusaha yang tidak membayar THR dalam waktu
              yang  ditentukan  juga  dapat  dikenakan  sanksi  administratif  sesuai  ketentuan  peraturan  per
              undang-undangan.



                                                           367
   363   364   365   366   367   368   369   370   371   372   373