Page 378 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 378
Judul Sanksi Hanya Retorika, Pelanggaran THR Terus Berulang
Nama Media kompas.id
Newstrend Posko THR 2021
Halaman/URL https://www.kompas.id/baca/ekonomi/2021/05/08/sanksi-hanya-
retorika-pelanggaran-thr-terus-berulang/
Jurnalis Agnes Theodora
Tanggal 2021-05-08 00:30:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Anwar Sanusi (Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan) ”Ada relaksasi
sampai H-1. Bisa saja perusahaan masih mencari uang untuk membayar sampai H-1. Kami terus
monitor,”
neutral - Timboel Siregar (Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI))
"Pengusaha tahu, tidak mungkin izin operasional mereka dicabut karena pemerintah daerah akan
kehilangan sumber pendapatan dan pengangguran justru akan meningkat. Sampai saat ini, tidak
ada perusahaan pengemplang THR yang izin usahanya dicabut,”
neutral - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)) ”Pemerintah tidak
mungkin menghukum sekian banyak perusahaan yang tidak membayar THR,”
neutral - Anwar Sanusi (Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan) ”Kondisinya sulit,
karena kita butuh pekerjaan, tetapi kok membekukan usaha? Terus terang, tidak mudah untuk
mengambil keputusan,”
neutral - Timboel Siregar (Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI))
”Laporan yang kami sampaikan sejak lima hari lalu saja belum direspons sampai hari ini,”
neutral - Timboel Siregar (Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI)) ”Jika
mampu tapi melanggar, segera lakukan penegakan hukum. Jika memang tidak mampu, ajak
negosiasi pekerja dan pastikan termin pembayaran yang adil,”
neutral - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)) ”Kami tidak pukul
rata. Kalau memang tidak mampu, bicarakan bersama buruh, buat perjanjian bahwa suatu hari
keuangan perusahaan membaik, THR segera dibayarkan. Saya rasa itu adil,”
neutral - Anwar Sanusi (Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan) ”Pengawas sudah
mulai menindaklanjuti dan mendalami persoalan. Puncak masalah baru akan terlihat pada H-1
Lebaran nanti. Saat ini kami belum bisa simpulkan,”
377

