Page 395 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 395

H-7 LEBARAN, PERUSAHAAN YANG BELUM BAYAR THR SIAP-SIAP KENA DENDA

              Jakarta:  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  meminta  kepala  daerah  setingkat  gubernur,
              walikota,  dan  bupati  untuk  segera  memberikan  sanksi  kepada  perusahaan  yang  belum
              membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan bagi karyawannya. Hal tersebut seiring
              tenggat pemberian THR yang sudah memasuki H-7 Lebaran.

              "Sebelumnya kita konsentrasi pada layanan informasi dan konsultasi terkait THR, maka sekarang
              kita perkuat aspek pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran aturan THR," kata
              Ida dalam keterangan tertulis, Jumat, 7 Mei 2021.

              Posko THR Keagamaan 2021 Kementerian Ketenagakerjaan mencatat sebanyak 1.569 laporan
              yang masuk selama kurun waktu 20 April sampai dengan 6 Mei 2021. Dari jumlah tersebut,
              sebanyak 670 melakukan konsultasi THR dan 899 pengaduan THR.

              Bagaimana  tanggapan  anda  mengenai  artikel  ini?  Happy  Inspire  Confuse  Sad  Ada  berbagai
              kategori  sektor  usaha  yang  masuk  dalam  laporan  posko  THR  2021  di  antaranya  ritel,  jasa
              keuangan dan perbankan, konstruksi, manufaktur, migas, alat kesehatan, serta industri makanan
              dan minuman.

              Adapun beberapa permasalahan pembayaran THR yang diadukan antara lain THR tidak dibayar
              sama sekali, dibayar sebagian, dibayar bertahap dengan kesepakatan atau tanpa kesepakatan,
              dibayar bukan dalam bentuk uang, dan perusahaan tidak mampu karena terdampak pandemi
              covid-19.

              Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi mengaku sudah mengerahkan Pengawas Ketenagakerjaan yang
              berada di tingkat pusat dan daerah untuk mengawasi pelaksanaan pembayaran THR.

              "Kita  langsung  menindaklanjuti  pengaduan  dalam  Posko  THR  secara  periodik,  kemudian
              langsung berkoordinasi dengan dinas-dinas ketenagakerjaan untuk memerintahkan pengawas
              ketenagakerjaan melakukan pemeriksaan pelaksanaan THR," kata Anwar.

              Jika terdapat perusahaan yang tidak mampu membayarkan THR tujuh hari sebelum hari raya,
              harus  ada  kesepakatan  tertulis  bipartit  antara  pengusaha  dan  pekerja  untuk  jangka  waktu
              pembayarannya.

              Kesepakatan tersebut dibuat secara tertulis dan harus didukung dengan bukti laporan keuangan
              dua  tahun  terakhir  dan  memuat  waktu  pembayaran  THR  Keagamaan  dengan  syarat  paling
              lambat dibayar sehari (H-1) sebelum hari raya.

              "Dalam hal THR keagamaan tidak dibayar sesuai kesepakatan dan atau kesepakatan pembayaran
              THR di bawah ketentuan perundang-undangan, maka pengawas akan melakukan pengawasan
              pelaksanaan pembayaran THR, berupa nota pemeriksaan sampai dengan rekomendasi kepada
              pejabat berwenang pada kementerian/lembaga atau daerah setempat untuk pengenaan sanksi
              administratifnya," pungkas Anwar. (Des).














                                                           394
   390   391   392   393   394   395   396   397   398   399   400