Page 62 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 62

Judul               Telat Bayar,Ada Denda dan Sanksi
                Nama Media          Jawa Pos
                Newstrend           Aturan THR 2021
                Halaman/URL         Pg10
                Jurnalis            WIR
                Tanggal             2021-05-10 03:39:00
                Ukuran              155x249mmk
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 114.700.000

                News Value          Rp 573.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif




              Narasumber
              negative - Anwar Sanusi (Sekretaris Jenderal Kemenaker) Jika terdapat perusahaan yang tidak
              mampu membayarkan THR tujuh hari sebelum hari raya, maka harus ada kesepakatan tertulis
              bipartit antara pengusaha dan pekerja untuk jangka waktu pembayarannya

              negative  -  Anwar  Sanusi  (Sekretaris  Jenderal  Kemenaker)  Dalam  hal  THR  keagamaan  tidak
              dibayar  sesuai  kesepakatan  dan  atau  kesepakatan  pembayar  THRdi  bawah  ketentuan
              perundang-undangan, maka pengawas akan melakukan pengawasan pelaksanaan pembayaran
              THR berupa nota pemeriksaan sampai dengan rekomendasi kepada pejabat berwenang pada
              kementerian/lembaga atau daerah setempat untuk pengenaan sanksi administratifnya



              Ringkasan

              SEKRETARIS  Jenderal  Kementerian  Ketenagakerjaan  Anwar  Sanusi  mengingatkan  pengawas
              ketenagakerjaan dl setiap provinsi agar benar-benar mengawasi pemberian THR pekerja. "Jika
              terdapat perusahaan yang tidak mampu membayarkan THR tujuh hari sebelum hari raya, maka
              harus  ada  kesepakatan  tertulis  bipartit  antara  pengusaha  dan  pekerja  untuk  jangka  waktu
              pembayarannya," tegasnya.


              TELAT BAYAR,ADA DENDA DAN SANKSI

              SEKRETARIS  Jenderal  Kementerian  Ketenagakerjaan  Anwar  Sanusi  mengingatkan  pengawas
              ketenagakerjaan dl setiap provinsi agar benar-benar mengawasi pemberian THR pekerja.

              "Jika terdapat perusahaan yang tidak mampu membayarkan THR tujuh hari sebelum hari raya,
              maka harus ada kesepakatan tertulis bipartit antara pengusaha dan pekerja untuk jangka waktu
              pembayarannya," tegasnya.

              Kesepakatan tersebut dibuat secara tertulis dan harus didukung dengan bukti laporan keuangan
              dua  tahun  terakhir  serta  memuat  waktu  pembayaran  THR  keagamaan  dengan  syarat  paling
              lambat dibayar sehari (H-1) sebelum Hari Fkya Lebaran.

                                                           61
   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67