Page 91 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 91

"Sebab itu saya nanya Menaker di Twitter saya, sebenarnya ada target khusus berapa tenaga
              kerja WNA China yang masuk, dan proyek strategis apa sehingga enggak ada lagi headline yang
              menjurus  ini  kalau  sudah  tahu  ke  rakyat,  masyarakat  tidak  menghitung  oh  target  segini,
              sekarang baru masuk WN segini. Jadi tidak menjadi polemik ketidakadilan," kata Hendri dalam
              diskusi publik 'Dinamika Mudik Lebaran 2021' dalam akun YouTube KedaiKOPI, Minggu (9/5).



              RATUSAN WN CHINA MASUK RI, MENAKER DIMINTA TERBUKA SOAL JUMLAH
              KEBUTUHAN TKA

              -  Pengamat  komunikasi  politik  dari  Universitas  Paramadina  Hendri  Satrio  meminta  Menteri
              Ketenagakerjaan  (Menaker)  Ida  Fauziyah  agar  terbuka  kepada  publik  terkait  berapa  target
              tenaga kerja asing dari China dan negara lain yang dipekerjakan di Indonesia. Menurut dia,
              keterbukaan itu penting sehingga tidak menimbulkan polemik yang dinilai tidak ada rasa keadilan
              di tengah larangan mudik lebaran bagi masyarakat.
              "Sebab itu saya nanya Menaker di Twitter saya, sebenarnya ada target khusus berapa tenaga
              kerja WNA China yang masuk, dan proyek strategis apa sehingga enggak ada lagi headline yang
              menjurus  ini  kalau  sudah  tahu  ke  rakyat,  masyarakat  tidak  menghitung  oh  target  segini,
              sekarang baru masuk WN segini. Jadi tidak menjadi polemik ketidakadilan," kata Hendri dalam
              diskusi publik 'Dinamika Mudik Lebaran 2021' dalam akun YouTube KedaiKOPI, Minggu (9/5).

              Dia menilai fenomena mudik kali ini tidak akan berpolemik lebih dalam jika pemerintah tegas
              menerapkan  aturan.  Tetapi  kata dia, polemik terkait  larangan  mudik  itu  akan  muncul  ketika
              tempat wisata justru diperbolehkan dibuka.

              "Mudik  dilarang  tapi  tempat  wisata  diperbolehkan.  Kemarin  karena  saya  harus  menjaga
              peredaran orang, kalau wisata pun dipilah-pilah perlu sekali, ya mudah-mudahan lebaran terakhir
              kita dilarang mudik," kata dia.
              Oleh  sebab  itu,  dia  berharap  dengan  pariwisata  diperbolehkan,  pemerintah  daerah  bisa
              menerapkan  protokol  kesehatan  lebih  ketat.  Sehingga  tidak  ada  klaster  baru  dalam  wilayah
              tertentu.

              "Mudah-mudahan  tidak  ada  pelanggaran-pelanggaran  prokes  Covid,  karena  salah  satu
              tantangan di mudik lebaran ini, bukan mudiknya lagi tapi pariwisata yang tetap dibuka, itu yang
              harus setiap pemerintah daerah menjaga akan wisata tetap dibuka tetap prokes tetap ada jadi
              kita tidak lagi mendengar klaster-klaster tempat wisata yang akan menjadi penyebaran Covid-
              19," kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI ini.

              Kemenkes Pastikan 160 WN China Tiba di RI Dikarantina 5 Hari dan PCR Dua Kali Juru Bicara
              Vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmizi menegaskan 160 penumpang pesawat kedatangan luar
              negeri tiba di Indonesia, wajib menjalani karantina selama lima hari sekaligus melakukan uji
              swab dengan hasil negatif Covid-19.

              Pernyataan  Nadia  sekaligus  menjawab  kritik  terkait  160  penumpang  dengan  pesawat  China
              Southern Airlines CZ387, regular flight, dari Guangzhou RRT di Bandara Soekarno Hatta pada
              Sabtu (8/5) pukul 05.00 WIB.
              "Kalau mereka ke karantina selama 5 hari dan PCR negatif dua kali, kalau positif ya harus diisolasi
              jadi harus dipatuhi," ucap Nadia, Sabtu (8/5).

              Setelah menjalani isolasi dan hasil PCR dua kali menunjukan hasil negatif, pihak imigrasi akan
              memeriksa segala dokumen para WNA. Jika berkas tidak sesuai, para WNA akan dideportasi.


                                                           90
   86   87   88   89   90   91   92   93   94   95   96