Page 243 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 NOVEMBER 2020
P. 243
Sebanyak 16 orang diamankan saat melewati sisi kiri luar Pos Lintas Batas Negara (PLBN)
Entikong dan 11 orang melewati jalur sektor Pos Segumun, Kecamatan Entikong, Kabupaten
Sanggau, Kalimantan Barat, Selasa (10/11/2020).
Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non Prosedural tersebut masuk secara berkelompok dan
tidak memiliki dokumen resmi perjalanan ke luar negeri.
Seluruh PMI tersebut ditangkap oleh anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas yang
sedang melaksanakan patroli di sektor Pos Kotis Entikong. Penangkapan itu dipimpin Serda Irfan
bersama dua orang anggotanya serta Pos Segumun yang dipimpin oleh Danpos Letda Inf R.A
Sagala bersama tiga orang anggotanya.
Pengetatan pengawasan terhadap jalur-jalur tidak resmi di perbatasan RI-Malaysia terus
dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas dalam mencegah adanya kegiatan dan lalu lintas
barang maupun orang secara ilegal. Hal ini semakin diintensifkan sehubungan dengan
mewabahnya Covid-19.
Menurut pengakuan dari mereka, selama di Malaysia mereka bekerja secara ilegal di perkebunan
sawit. Adanya kebijakan lockdown yang diberlakukan Pemerintah Malaysia dan tidak adanya
pekerjaan lagi di Negeri Jiran mengharuskan mereka kembali ke Indonesia.
Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas memastikan semua WNI yang masuk ke Tanah Air dari Malaysia
harus melalui rangkaian pemeriksaan protokol kesehatan Covid-19 di PLBN Entikong.
Bersama petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk wilayah kerja Entikong, para PMI
tersebut dilakukan prosedur protokol kesehatan seperti penyemprotan barang bawaan, mencuci
tangan, pemeriksaan tanda vital mulai dari suhu badan, tekanan darah hingga saturasi oksigen.
Kemudian dilanjutkan rapid test dan wawancara riwayat kesehatan. Setelah hasil rapid test
dinyatakan non reaktif, mereka menerima surat keterangan kesehatan.
Sebelum melanjutkan perjalanannya, pihak Imigrasi Entikong mendata dan mewawancarai para
WNI tersebut tentang riwayat perjalanan dan barang bawaan mereka diperiksa oleh Kantor Bea
dan Cukai Entikong.
Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa menjelaskan bahwa 27
PMI Non Prosedural tersebut saat setelah diamankan wajib mengikuti rangkaian pemeriksaan.
"Semuanya yang masuk dari Malaysia akan kita arahkan untuk melewati rangkaian pemeriksaan
kesehatan, imigrasi dan bea cukai," jelasnya.
Dansatgas juga menyampaikan bahwa untuk mengurangi resiko terpapar Covid-19, Satgas Yonif
642/Kapuas telah melengkapi anggotanya dengan alat pelindung diri berupa face shield, sarung
tangan dan masker. Alat pendeteksi suhu tubuh non kontak atau thermogun juga dibekalkan
kepada anggota yang berjaga di jalur-jalur tidak resmi.
(fri/jpnn).
242

