Page 279 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 NOVEMBER 2020
P. 279
HOREE, IURANNYA SATU PERSEN DAPATNYA 100 PERSEN
- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Jakarta Kebon Sirih
melakukan berbagai macam inovasi dalam rangka memberikan edukasi dan informasi mengenai
program-program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada para peserta. Salah satunya dengan
menggelar webinar dengan para pengurus perusahaan yang menjadi peserta BPJAMSOSTEK
tentang relaksasi iuran sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2020 (PP
49/2020), Rabu (11/11/2020).
Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJAMSOSTEK Jakarta Kebon Sirih Tonny W.K., dalam
sambutan membuka webinar mengapresiasi komitmen perusahaan untuk tetap memberikan
perlindungan kepada para tenaga kerjanya di tengah pandemi COVID-19. "Saya mengucapkan
terima kasih atas komitmen Bapak/Ibu pengurus perusahaan yang tetap berkomitmen
membayarkan iuran secara rutin sebagai bentuk perlindungan kepada para tenaga kerja yang
bekerja di perusahaan Bapak/Ibu. Saya menyampaikan kabar baik kepada Bapak/Ibu bahwa
Pemerintah melalui BPJAMSOSTEK ikut hadir memberikan kepedulian kepada perusahaan yang
tetap berjuang ditengah situasi pandemi ini. BPJAMSOSTEK memberikan relaksasi iuran yang
besarannya hingga 99 persen. Semoga ini dapat meringankan beban perusahaan di masa-masa
sulit akibat pandemi COVID-19," jelas Tonny.
Kamis, 12 November 2020 - 14:40 Dalam sosialisasi ini dijelaskan pemberian relaksasi iuran
diberikan untuk iuran para program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian
(JKM) sehingga perusahaan hanya akan membayar satu persen saya untuk iuran dua program
tersebut. Sedangkan untuk program jaminan pensiun, perusahaan dapat melakukan penundaan
pembayaran iuran dengan mengajukan permohonan sebagai perusahaan yang terdampak
COVID-19 kepada BPJAMSOSTEK.
Ada cukup banyak pertanyaan dalam kegiatan webinar ini. Salah satunya, dari Beniko Kusumagiri
- Mitra Strategik Konsultindo yang menanyakan simulasi perhitungan relaksasi iurannya serta
menanyakan apakah ada pengurangan manfaat dari adanya relaksasi ini.
"Perlu kami sampaikan bahwa relaksasi iuran ini diberikan tanpa sedikitpun mengurangi manfaat
dari program yang akan diterima oleh peserta. Apabila terjadi resiko dalam bekerja ataupun
akibat kerja, peserta akan mendapatkan manfaatnya sesuai dengan PP 82 Tahun 2019. Program
relaksasi ini berlaku sejak Agustus 2020 sampai dengan Januari 2021," ungkap Tonny.(dni/mdo)
Kamis, 12 November 2020 - 13:13.
278

