Page 434 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 434

Judul               Presiden KSPI apresiasi edaran Menakter tentang THR 2021
                Nama Media          kepri.antaranews.com
                Newstrend           Aturan THR 2021
                Halaman/URL         https://kepri.antaranews.com/nasional/berita/2096322/presiden-kspi-
                                    apresiasi-edaran-menakter-tentang-thr-2021
                Jurnalis            Andi Jauhary
                Tanggal             2021-04-12 17:08:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Saya tekankan bahwa THR Keagamaan wajib
              dibayarkan  paling  lama  tujuh  hari  sebelum  hari  raya  keagamaan  pekerja  atau  buruh  yang
              bersangkutan

              negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) kata Said Iqbal.Sebelumnya dalam konferensi
              pers yang dilakukan pada hari ini, Menaker Ida Fauziyah menegaskan bahwa pengusaha wajib
              membayarkan THR sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan.


              Ringkasan

              Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengapresiasi edaran yang
              dikeluarkan oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah yang mewajibkan tunjangan
              hari raya (THR) 2021 harus dibayarkan sebelum Idul Fitri (Lebaran)



              PRESIDEN KSPI APRESIASI EDARAN MENAKTER TENTANG THR 2021
              Jakarta  (ANTARA)  -  Presiden  Konfederasi  Serikat  Pekerja  Indonesia  (KSPI)  Said  Iqbal
              mengapresiasi edaran yang dikeluarkan oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah
              yang  mewajibkan  tunjangan  hari  raya  (THR)  2021  harus  dibayarkan  sebelum  Idul  Fitri
              (Lebaran)."Isi  surat  edaran  Menaker  juga  memuat  kemudahan  bagi  perusahaan  yang  masih
              terdampak COVID-19. Di mana nilai THR dan sistem pembayarannya harus dirundingkan secara
              bipartit dengan serikat pekerja dan/atau perwakilan buruh jika di perusahaan tidak ada serikat
              pekerja," kata Said Iqbal dalam pernyataan di Jakarta, Senin.Said merujuk kepada Surat Edaran
              Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/6/HK.04/VI/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan
              Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan yang dikeluarkan pada 12
              April 2021.Dalam edaran itu, perusahaan yang tidak mampu membayar THR akibat pandemi
              wajib  melakukan  dialog  dengan  pekerja  berdasarkan  laporan  keuangan  internal  dan
              kesepakatannya harus dilaporkan secara tertulis ke Dinas Ketenagakerjaan di daerah masing-
              masing.Selain itu, pengusaha yang terkena dampak pandemi juga diwajibkan menyelesaikan

                                                           433
   429   430   431   432   433   434   435   436   437   438   439